Email Marketing: Bagaimana Cara Mengukur Kesuksesannya?

Email Marketing Bagaimana Cara Mengukur Kesuksesannya

Email marketing tentu menjadi cara utama dan efisien untuk mengkomunikasikan promosi, informasi maupun update terbaru mengenai lini produk Anda. Di artikel sebelumnya Anda dapat melihat pentingnya email marketing ini.

Di artikel ini, Anda pasti berpikir mengenai dampak yang diperoleh dari email marketing ini. Positifif atau tidaknya email marketing ini tentu akan menentukan keberhasilan cara komunikasi Anda terhadap customer. Lalu, bagaimana menentukan kesuksesan email marketing? Lihat dulu aspek-aspek ini!

  1. Click-Through Rate (CTR)
    Jumlah user atau orang yang klik link email Anda.
  2. Conversion Rate
    Jumlah user atau orang yang memberikan respon dari email yang telah Anda kirimkan.
  3. Open Rate
    Persentase atau jumlah orang yang membuka email Anda.
  4. Unsubsribe Rate
    Persentase atau jumlah orang yang memutuskan untuk tidak berlangganan setelah mendapatkan email Anda.

4 aspek di atas tidak semuanya harus Anda analisis lho! Cukup 2 aspek yang bisa dianalisis untuk menghasilkan jumlah serta ukuran yang tepat untuk mencapai tujuan marketing.

Hasil dari CTR dapat membantu Anda menganalisis jika email Anda mengandung 3 nilai penting seperti interesting, timely dan useful. Dari hasil CTR ini, Anda dapat mengetahui jika pesan ataupun penawaran Anda sukses mendapat perhatian orang untuk klik dan mencari tahu info lebih lanjut. Dari hasil CTR, Anda dapat menganalisis konten email dan mengganti konten email agar tidak membosankan.

Hasil dari Conversion Rate dapat memberi tahu Anda jika email marketing tersendiri membantu bisnis Anda. Pelanggan yang berpotensi akan dihitung sebagai “conversion” jika mereka melakukan hal yang Anda sampaikan. Contohnya, membeli coklat yang sedang promo di Hari Valentine.

Sementara 2 aspek lainnya seperti open rate dan unsubsribe rate tidak dapat diAndalkan, karena email yang dibuka terhitung jika orang yang membuka email mendapatkan gambar yang dilampirkan dalam email. Sementara, untuk user atau orang yang memutuskan tidak berlangganan atau unsubscribe dapat secara otomatis klik tombol unsubsribe atau mereka berhenti membuka email Anda lalu membuang ke folder spam.

Jadi, sudah tahu kan cara mengukur kesuksesan email marketing dan juga mengoptimalkan email marketing sebagai metode komunikasi? Jangan ragu-ragu untuk mencoba metode ini agar Anda bisa mengukur kesuksesan cara berkomunikasi terhadap customer! Selamat mencoba!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *