Rumahweb Blog
20 Tips dan Contoh Subjek Email Marketing yang Menarik

20 Tips dan Contoh Subjek Email Marketing Yang Menarik

Saat melakukan registrasi pada aplikasi atau website, biasanya Anda akan mendapatkan feedback email marketing dengan subjek email yang menarik. Nah, artikel ini akan membahas berbagai tips dan contoh subjek email marketing yang menarik.

Seringkali kita menemui subjek email marketing yang unik dan membuat kita tertarik untuk membaca keseluruhan email. Jika hal ini terjadi, artinya perusahaan atau brand tersebut berhasil membuat email marketing yang menarik dan dibaca oleh audiens.

Lantas bagaimana cara membuat subjek email marketing yang menarik dan out of the box? Simak tips beserta contoh subjek email marketing berikut!

Tips dan Contoh Subjek Email Marketing yang Anti-Mainstream!

1. Dapatkan Inspirasi dari Contoh yang Ada

Anda bisa mendapatkan berbagai contoh subjek email dengan melihat email marketing milik kompetitor. Hal ini sangat wajar dilakukan, agar Anda dapat mengetahui celah apa yang bisa dilakukan untuk membuat subjek email yang lebih menarik.

2. Singkat Namun Tetap Manis Dibaca

Selanjutnya, Anda dapat membuat subjek email secara singkat, namun tetap informatif, agar subjek email tidak terpotong. Hal ini harus menjadi perhatian, karena banyak audiens lebih sering membaca email menggunakan HP. 

3. Gunakan Nama Penerima

Contoh subjek email yang bisa menarik perhatian audiens adalah dengan memposisikan sebagai orang terdekat mereka.

Caranya, Anda dapat menggunakan nama atau sapaan akrab, untuk memberi kesan email yang dikirimkan menjadi lebih friendly. Contohnya seperti berikut:

  • “Hai Rani, jangan lupa untuk sign up akun Medium hari ini ya!”
  • “Dear Dito, terima kasih sudah menggunakan layanan kami…”

4. Hindari Nama Pengguna dengan “no-reply

Selain menyusun subjek yang menarik, ada satu alamat email yang harus dihindari penggunaannya, yakni alamat email [email protected].

Alamat email ini akan membuat email yang dikirimkan terkesan seperti robot. Akibatnya audiens yang menerima email tersebut menjadi enggan membaca isi email yang Anda kirim.

5. Personalisasi Lebih dalam Penerima Email

Gunakan berbagai variabel yang membuat audiens merasa lebih tertarik untuk membaca isi email Anda. Salah satu caranya adalah dengan menggunakan nama atau lokasi untuk memancing audiens membuka email.

6. Buat Segmentasi Email Anda

Buat beberapa kategori penerima, misalnya berdasarkan kebiasaan, usia, jenis kelamin, atau hal yang mereka sukai. Hal ini akan membuat email yang dikirimkan menjadi lebih tepat sasaran, mendapatkan click-through-rate (CTR) tinggi.

7. Jangan Membuat Harapan Palsu!

Harapan palsu dapat mempengaruhi tingkat kepercayaan audiens, atau penerima, pada perusahaan Anda. Pastikan Anda memilih kata yang tepat untuk menjelaskan isi email yang dikirim.

8. Jangan Langsung Beri Tahu Isi Email

Berikan hint atau highlight informasi yang sekiranya akan membuat audiens merasa penasaran dan tertarik untuk membuka email Anda. Misalnya sebagai berikut:

  • “Selamat Anda mendapatkan diskon 70% untuk….”
  • “Yay! Dapatkan cashback 100Rb setiap top-up…”

9. Pilih Waktu yang Tepat

Buat subjek email sesuai dengan waktu yang tepat, misalnya Anda ingin memberikan voucher diskon belanja atau cashback.

Anda dapat mengirimnya saat Payday di awal bulan, sehingga penerima akan langsung membaca email yang Anda kirimkan. Berikut contohnya:

  • Happy Weekend! Dapatkan diskon 70% weekend ini dengan….”
  • “It’s Payday! Promo spesial untuk kamu yang baru gajian hari ini…”

10. Buat Penerima Merasa Spesial

Anda dapat memberikan penawaran eksklusif agar penerima akan merasa spesial dan bisa meningkatkan kepercayaan pada brand Anda. Contoh subjek email yang bisa digunakan yaitu,

  • “Anda diundang dalam seminar eksklusif…”
  • “Penawaran spesial untuk Anda…”

11. Gunakan Kalimat yang Singkat

Pastikan Anda memilih kalimat yang pendek dan efektif agar dapat langsung menarik perhatian penerima.

12. Pilih Kata yang Mendorong Aksi

Anda harus memberi instruksi dan informasi yang jelas dalam subjek email, sehingga penerima akan langsung membaca  email tersebut. 

13. Buat Rasa Urgensi untuk Membaca Email

Anda harus bisa menarik perhatian penerima agar segera membuka email marketing yang terkirim. Di bawah ini beberapa contoh subjek email yang dapat menjadi referensi Anda:

  • “Jangan sampai ketinggalan! Dapatkan diskon 50%….”
  • “Cuma 1 hari promo cashback 1jt! Yuk transaksi sekarang…”

14. Jangan Lupa Gunakan Angka

Anda juga bisa menggunakan angka dalam nominal cashback/diskon pada subjek email.

15. Buka dengan Pertanyaan yang Menarik

Gunakan pertanyaan yang sesuai dan relevan dengan audiens sebagai subjek email, hal ini dapat membuat email yang Anda kirimkan akan langsung dibuka saat itu juga.

16. Jangan Takut untuk Memakai Kata Slang!

Untuk memberi kesan email yang dikirimkan lebih santai, Anda dapat menggunakan sisipan kata-kata slang atau lelucon yang membuat email akan lebih menarik.

17. Jangan Gunakan Capslock Berlebihan

Penggunaan capslock yang berlebihan justru membuat penerima enggan membuka email Anda karena akan terlihat seperti email spam.

18. Jangan Memberikan CTA Terlalu Cepat

Memberikan CTA (Call To Action) di awal kalimat ternyata dapat membuat penerima mengabaikan email yang Anda kirim. Selain itu, subjek email ini justru berpotensi menurunkan tingkat kepercayaan audiens.

19. Perlihatkan Bagian Preview yang Menarik

Contoh subjek email selanjutnya yang dapat dipraktikkan yaitu dengan memberikan preview isi email. Anda dapat memilih informasi yang dinilai penting dari isi email, sehingga membuat penerima akan segera membaca email tersebut. 

20. Lakukan A/B Testing

Cari tahu jenis informasi yang ingin didapatkan audiens dengan melakukan beberapa tes. Setelah mendapatkan datanya, Anda dapat memikirkan strategi mana yang lebih cocok untuk menjangkau audiens.

Berikut tadi beberapa tips dan contoh subjek email marketing dari Rumahweb. Jangan lupa untuk menerapkan subjek email yang sesuai dengan karakter audiens Anda!

Bermanfaatkah Artikel Ini?

Klik bintang 5 untuk rating!

Rating rata-rata 5 / 5. Vote count: 1

Belum ada vote hingga saat ini!

Kami mohon maaf artikel ini kurang berguna untuk Anda!

Mari kita perbaiki artikel ini!

Beri tahu kami bagaimana kami dapat meningkatkan artikel ini?

Darin Rania

A mother who dedicate her time to write & create creative contents