Tanggal 20 Desember 2025 kemarin, tim Rumahweb berkesempatan hadir di Bancakan JogjaDevs 2025 yang diselenggarakan di Gedung Herman Yohannes Sekolah Vokasi UGM. Sebagai bagian dari ekosistem teknologi Yogyakarta, kami bangga bisa berkontribusi dalam event kolaborasi lebih dari 10 komunitas teknologi ini.
Tentang Bancakan JogjaDevs 2025

Sumber: Publikasi Panitia Bancakan JogjaDevs 2025
Bagi yang belum familiar, Bancakan JogjaDevs 2025 adalah event kolaborasi komunitas teknologi di Yogyakarta yang membawa semangat gotong royong khas Jogja ke dalam ekosistem digital. Nama “Bancakan” sendiri diambil dari event sederhana di akhir dekade 2000-an yang pernah menjadi pemersatu beragam komunitas Jogja, bahkan sebelum industri digital populer di Indonesia.
Also Read
Kini, setelah lebih dari 20 tahun perjalanan komunitas teknologi di Yogyakarta, JogjaDevs membangkitkan kembali semangat tersebut. Acara tahun ini dihadiri 170+ peserta dan menghadirkan 11+ parallel sessions, diskusi panel, talkshow, dan networking session yang berlangsung dari pukul 09.00 hingga 16.00 WIB.
Keragaman Topik yang Menginspirasi
Selain sesi dari Rumahweb, Bancakan JogjaDevs 2025 juga menghadirkan berbagai topik menarik dari komunitas lain, di antaranya:
Python Community: Gather. Inspire. Deliver
Special guest session bersama Petr Andreev (Lecturer & Team Lead, Moscow Institute of Physics and Technology). Membahas pengalaman internasional tentang bagaimana komunitas Python global tumbuh, berkolaborasi, dan mendorong inovasi, sekaligus memberikan perspektif membangun ekosistem developer yang kuat dan inklusif.
Panel diskusi bersama profesional perempuan di industri teknologi:
- Alfa Nadya Maimanah – UI/UX Designer, Badr Interactive
- Elvanisa Muhsina – Senior QA Engineer, AYP Group
- Warda Laila – Fullstack Developer, Vitalhero
Dimoderatori oleh Amiratur Rafifah dari Pyladies.yk. Diskusi ini mengangkat tantangan perempuan di ekosistem STEM serta perjalanan personal bertahan dan berkembang di industri teknologi.
Sesi-sesi lainnya juga menunjukkan betapa beragamnya topik yang dibahas, mulai dari pengembangan web, API development, hingga open source solutions.
Highlighted Session: “Bastion Server di Era Zero Trust”

Salah satu momen yang paling kami nantikan di Bancakan JogjaDevs 2025 adalah kesempatan berbagi pengetahuan melalui Highlighted Session. Agung Priaprabakti, CTO Rumahweb, membawakan materi bertajuk “Bastion Server: Solusi Klasik di Era Zero Trust”.
Presentasi dibuka dengan analogi sederhana: bayangkan sebuah kompleks perumahan dengan beberapa rumah di dalamnya. Untuk masuk dan keluar kompleks, semua orang harus melewati pos satpam.
Di era lama, cukup tap kartu satu kali di pos satpam untuk bisa masuk ke semua rumah. Di era baru dengan prinsip Zero Trust, kamu harus tap kartu pertama kali di pos satpam, kemudian tap lagi di setiap rumah yang kamu tuju. Plus, seluruh kompleks sudah dilengkapi CCTV untuk monitoring.
Evolusi Bastion Server: Dari Dulu hingga Sekarang
Agung menjelaskan bagaimana peran Bastion Server telah berevolusi seiring perkembangan ancaman keamanan:
Era Lama: Fokus utamanya sebagai pembatas jaringan sederhana. Server di dalam tidak memiliki IP publik, dan begitu pengguna berhasil masuk melalui bastion, mereka dianggap sudah aman dan bisa mengakses semua resource.
Era Zero Trust: Bastion Server tidak hanya menjadi pintu masuk, tapi juga memantau setiap perilaku pengguna. Meski sudah masuk, setiap langkah tetap diawasi secara penuh. Tentunya, ini sejalan dengan prinsip “never trust, always verify”.
Implementasi Modern dan Best Practices
Agung membagikan praktik terbaik dalam mengimplementasikan modern bastion server:
- High Availability: Gunakan sistem klaster agar jika satu server mati, akses tetap tersedia
- Wajib MFA: Selalu gunakan verifikasi tambahan selain password
- Principle of Least Privilege: Berikan akses hanya untuk server yang diperlukan sesuai tugas
- Secure Logging: Simpan rekaman aktivitas di tempat terpisah agar tidak bisa dihapus
Untuk implementasi teknis, beberapa software yang bisa menjadi alternatif solusi bastion server modern adalah Warpgate dan Goteleport. Pasalnya, keduanya menawarkan fitur monitoring dan audit yang komprehensif.
Respons Peserta
Sesi ini mendapat respons antusias dari peserta. Yang menarik, diskusi tidak hanya soal teori, tapi bagaimana implementasi praktis di environment production. Banyak peserta yang relate dengan tantangan yang dihadapi Rumahweb dan tertarik untuk mengadopsi pendekatan serupa.
“Keamanan itu bukan soal mengikuti hype teknologi terbaru, tapi memahami kebutuhan organisasi dan menerapkan solusi yang tepat,” tegas Agung menutup sesinya.
Booth Rumahweb di Bancakan JogjaDevs 2025: Ruang Berbagi dan Bertemu

Selain Highlighted Session, kami juga menyiapkan booth yang ramai dikunjungi sepanjang acara. Suasana di sini jauh lebih santai dan personal dibanding sesi formal. Pengunjung bebas bertanya tentang layanan Rumahweb, diskusi seputar kebutuhan hosting dan cloud mereka, atau sekadar ngobrol santai berbagi pengalaman di industri teknologi.
Yang menarik, booth menjadi titik temu beragam kalangan, mulai dari developer yang baru memulai karirnya, founder startup yang sedang scaling up, hingga profesional berpengalaman yang ingin eksplorasi solusi baru. Percakapan mengalir natural dan membentuk suasana networking yang cair dan terbuka.
Kami juga menyiapkan beragam merchandise menarik untuk peserta yang mampir. Tapi yang paling berkesan adalah koneksi dan insight yang lahir dari obrolan-obrolan spontan yang hadir di booth kami.
Insight dari Bancakan JogjaDevs 2025: Kekuatan Kolaborasi Komunitas
Apa yang membuat Bancakan JogjaDevs 2025 spesial adalah atmosfernya yang hangat dan kolaboratif. Tidak ada jarak antara pembicara dan peserta, tidak ada sekat antar komunitas. Semua datang dengan mindset yang sama, yaitu belajar, berbagi, dan tumbuh bersama.
Kami melihat langsung bagaimana 10+ komunitas dengan fokus berbeda, mulai dari backend, frontend, DevOps, UI/UX, data science, dan lainnya bisa bersatu dalam satu event. Ini membuktikan bahwa tantangan teknologi modern memang tidak bisa diselesaikan secara individual. Dibutuhkan kolaborasi lintas disiplin dan lintas komunitas.
Bagi Rumahweb, ini adalah pengingat penting bahwa meskipun kami sudah beroperasi 20+ tahun di industri ini, masih banyak yang bisa dipelajari dari komunitas. Dan sebaliknya, kami juga punya kewajiban untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman yang telah kami miliki selama ini.
Terima Kasih Bancakan JogjaDevs, Sampai Jumpa Lagi!
Apresiasi kepada JogjaDevs dan seluruh komunitas yang telah mengorganisir Bancakan dengan luar biasa. Terima kasih juga untuk 170+ peserta yang hadir dengan antusiasme tinggi dan pertanyaan-pertanyaan berkualitas.
Untuk teman-teman yang sempat mampir ke booth, ngobrol dengan tim kami, atau bertanya setelah session, terima kasih sudah berbagi cerita dan insight! Energi kalian yang membuat acara ini berkesan.
Bancakan JogjaDevs membuktikan bahwa ekosistem teknologi Yogyakarta memiliki fondasi yang kuat. Dengan terus berkolaborasi seperti ini, masa depan teknologi Indonesia, khususnya Jogja akan semakin cerah.
Rumahweb akan terus hadir mendukung inisiatif seperti Bancakan. Karena kami percaya, memajukan komunitas lokal adalah cara terbaik memajukan industri teknologi nasional.
Sampai bertemu di event berikutnya!







