Rumahweb Blog
banner blog - Mengoptimalkan Kecepatan WordPress

Mengoptimalkan Kecepatan WordPress

Memiliki website yang ringan ketika diakses adalah keinginan semua pemilik website. Selain nyaman ketika dikunjungi, website yang ringan menjadi salah satu pertimbangan Google dalam menentukan peringkat. Meskipun website Anda memiliki tampilan menarik serta konten yang berkualitas, bila website Anda lambat ketika diakses, maka semua itu tidak ada artinya.

Artikel ini akan fokus pada tips cara mengoptimalkan kecepatan WordPress yang bisa diterapkan pada website Anda. Sebelumnya, penting untuk diketahui beberapa poin di bawah ini:

Mengapa akses website perlu cepat?

Website yang ringan ketika diakses menjadi salah satu faktor terpenting agar website Anda tidak ditinggalkan oleh pengunjung. Ada kecenderungan pengunjung untuk meninggalkan website yang lambat, dan beralih ke website lain yang sejenis yang lebih cepat diakses.

Seberapa cepat waktu yang yang diperlukan untuk memuat halaman website?
Dua detik adalah waktu yang disarankan. Standar ini cukuplah tinggi, karena untuk mewujudkannya diperlukan juga server yang mumpuni. Namun, masih banyak faktor lain yang bisa dikulik untuk mendapatkan akses website yang cepat.

Mengapa website bisa lambat dan apa solusinya?

Website yang lambat bisa disebabkan oleh banyak faktor. Bisa jadi karena script yang terlampau berat, penggunaan gambar yang terlalu besar, atau karena faktor-faktor lainnya. Untuk memastikannya, Anda bisa menggunakan 3 tools berikut.
Pingdom
GTmetrix
Google PageSpeed Insights

Dari ketiga tools tersebut, akan didapatkan hasil rincian analisa penyebab website Anda lambat. Anda cukup lakukan optimasi sesuai dengan petunjuk yang didapatkan dari tools tersebut. 

Tips Mengoptimalkan Kecepatan WordPress

1. Memilih provider hosting berkualitas

Provider hosting menjadi yang pertama masuk dalam pertimbangan supaya website bisa diakses dengan cepat. Jangan hanya tertarik dari harga murahnya saja. Tapi pastikan provider hosting yang menjadi pilihan sudah berpengalaman sejak lama. Pastikan mereka sudah didukung oleh Tim Support yang berpengalaman, serta memiliki kinerja server yang handal.

2. Aktifkan GZIP

GZIP merupakan algoritma yang digunakan untuk kompresi dan dekompresi file. Dengan mengaktifkan GZIP, server Anda akan mengirim file dengan ukuran lebih kecil yang berisi banyak file yang telah terkompresi, selanjutnya browser akan melakukan dekompresi. Dengan cara itu, laju transfer data bisa berjalan lebih cepat.

Untuk mengaktifkan GZIP, dilakukan dengan cara memodifikasi file .htaccess. Untuk mengetahui cara selengkapnya silahkan simak cara mengaktifkan GZIP Compression pada CMS WordPress.

3. Menggunakan Expires Header

Dengan menggunakan expired header, gambar, CSS, dan javascript website akan tersimpan di browser pengunjung, sehingga pada kunjungan selanjutnya akses menjadi lebih cepat.

Seperti cara mengaktifkan GZIP, untuk melakukan setting expires header juga dilakukan dari file .htaccess.

4. Konfigurasi ETags

ETags atau Tag entitas digunakan pada header http untuk mengelola cache web. Mereka menyediakan cara bagi klien website untuk menentukan apakah konten cache mereka cocok dengan konten di server web. Jika tag entitas untuk sumber daya tertentu (seperti file gambar) tidak cocok, klien web mengirim permintaan ke server untuk mengunduh versi terbaru.

Secara default, tag entitas diaktifkan di akun hosting Anda. Namun, mungkin ada skenario di mana Anda tidak ingin mengirim header tag entitas. Misalnya, Anda mungkin ingin menonaktifkan tag entitas selama pengembangan situs atau untuk menguji cache web.

Untuk melakukan disable ETags, silakan dilakukan melalui file .htaccess menggunakan baris script berikut;

#Disable Etags

<IfModule mod_headers.c>
Header unset Etag
Header set Connection keep-alive
</IfModule>

5. Minify JS dan CSS

Minify bekerja dengan melakukan penghapusan karakter spasi, baris baru, dan komentar di script Javascript ataupun CSS. Beberapa hal tersebut memang tidak diperlukan oleh mesin (server). Untuk itu, Minify menghilangkannya supaya eksekusi baris programnya lebih cepat.

Bila Anda masih ingin mengetahui lebih lanjut terkait Apa Itu Minify dan Seberapa Besar Pengaruhnya Pada Kecepatan Website? Silakan langsung kunjungi artikelnya.

6. Gunakan versi PHP terkini

Gunakan versi PHP 7 atau yang paling baru supaya mendapatkan kecepatan akses lebih tinggi serta jaminan keamanan. Untuk melakukan perubahannya, Anda bisa lakukan dari panel hosting Anda. Bila menggunakan hosting di Rumahweb, Anda bisa mengubah versi PHP dari menu Select PHP Versions untuk Anda pengguna cPanel hosting, atau dari menu PHP Selector bagi pengguna WordPress Hosting.

Saat ini versi yang paling baru, alias PHP versi 8, sudah dirilis. Bila Anda penasaran dengan fitur terbaru dari versi 8 ini, silahkan lanjutkan simak artikel mengenal PHP versi 8 dan fitur-fitur unggulannya

Optimalkan instalasi WordPress dengan fokus pada kecepatan

Tips di atas adalah optimasi yang bisa dilakukan dari sisi eksternal, atau server yang digunakan. Selanjutnya, berikut ini optimasi dari sisi internal, yaitu pada websitenya.

1. Gunakan plugin dan theme yang benar-benar dibutuhkan

Plugin dan theme merupakan penyumbang terbesar pemakaian resource website. Sangat disarankan untuk menggunakan plugin yang diperlukan saja, dan hapuslah beberapa yang lain yang tidak digunakan.

Begitupun dengan theme. Apabila Anda sudah memilih salah satu theme untuk tampilan website, silakan untuk menghapus theme yang lainnya. Selain agar membuat ruang pada resource sehingga website bisa menjadi lebih cepat, upaya ini juga bisa menjadi salah satu bentuk keamanan.

2. Gunakan tema yang ringan

Ada banyak pilihan tema yang menawarkan berbagai bentuk keunggulan masing-masing. Ada yang penampilannya tampak keren dengan beberapa fitur animasi yang ditampilkan. Tapi ternyata semua itu membuat website menjadi lambat.

Untuk itu, pemilihan theme menjadi salah satu yang terpenting.  Gunakan theme seperti GeneratePress ataupun Divi yang dikenal dengan tampilan ciamik namun tetap ringan. Kedua theme premium tersebut dapat Anda dapatkan secara gratis bila Anda berlangganan paket Small keatas.

3. Gunakan fasilitas Cache

Selanjutnya untuk mengoptimalkan kecepatan WordPress, Anda bisa menggunakan plugin Litespeed Cache. Cara install plugin LiteSpeed Cache di WordPress.

Berita gembira untuk pengguna Rumahweb, karena server kami sudah dilengkapi dengan fitur Turbo Booster. Turbo Booster berbasis pada teknologi Litespeed yang merupakan web server terbaik di dunia untuk membuat website Anda 32 kali lebih cepat dibanding jika menggunakan Apache. Ketika Anda berlangganan hosting Paket Medium atau diatasnya, fitur tersebut sudah termasuk didalamnya.

4. Optimasi Gambar

Ukuran gambar yang ditampilkan di halaman website punya pengaruh langsung pada kecepatan akses. Meskipun niatnya agar gambar yang ditampilkan memiliki kualitas paling tinggi, disarankan untuk tidak menggunakan ukuran gambar yang terlampau besar, yang nantinya malah akan menjadi bumerang yang akan membuat website menjadi lambat.

Namun, ada beberapa cara optimasi gambar pada website untuk memperoleh kualitas gambar terbaik tanpa harus mengorbankan kecepatan akses.

5. Optimalkan Database website

Konten pada WordPress tersusun rapi di database. Lama kelamaan, database bisa penuh terisi informasi cache yang tidak perlu. Anda dapat membersihkannya menggunakan plugin seperti Wp Optimize.

Dengan plugin tersebut Anda bisa juga menghapus komentar-komentar website yang tidak diperlukan. Salah satunya adalah komentar Spam.

Apabila Anda merasa kesulitan untuk menerapkan tips-tips di atas, kami menawarkan kemudahan untuk menggunakan produk dan layanan dari Rumahweb Indonesia. Rumahweb menyediakan server Shared Hosting, WordPress Hosting, Cloud Hosting yang siap memenuhi kebutuhan website Anda untuk tampil lebih cepat dari yang lain.

Tersedia juga bonus theme dan plugin premium WordPress yang nilainya hingga Rp 10.000.000,- .  Tertarik ingin menggunakannya? Langsung saja hubungi support kami untuk mendapatkan harga promonya.

Berikan Komentar

Anggit Puguh