Rumahweb Blog
opengraph - Tiga Cara agar Bisnis Tetap Produktif di Tengah Pandemi

Tiga Cara agar Bisnis Tetap Produktif di Tengah Pandemi

Bagi generasi X hingga Z, tak ada pengalaman hidup sebelumnya yang sanggup mempersiapkan mereka untuk menghadapi segala ketidakpastian di tengah pandemi, tak terkecuali untuk urusan pekerjaan. Dengan digaungkannya imbauan untuk menutup sementara fasilitas-fasilitas vital publik, tatanan kehidupan sehari-hari pun otomatis ikut berubah menyesuaikan.

Meskipun imbasnya juga tak bisa disangkal, paling tidak bagi pelaku wirausaha, Anda punya kesempatan untuk berpikir kreatif dan berotoritas mengambil keputusan sendiri.

Baik perkara menambah komponen online untuk aktivitas jualan, atau memutuskan untuk meluncurkan varian produk baru, ada banyak cara yang bisa ditempuh agar bisnis tetap produktif di tengah badai pandemi yang tak kunjung mereda.

1. Komunikasikan secara terbuka perubahan yang terjadi pada customer

Saat semua serba tak pasti, sudah sewajarnya orang mencari informasi. Salah satu cara paling mudah dan sederhana yang bisa Anda lakukan untuk membantu pelanggan Anda adalah dengan meng-update home page website dan informasi kontak.

Disamping itu, lakukanlah hal-hal ini untuk mempermudah pelanggan Anda:

  • Perbaharui informasi tentang jam buka bisnis di platform lain, seperti Google My Business atau Yelp, serta kanal media sosial seperti Facebook dan Instagram. 
  • Jangkau customer secara langsung via email. Beri tahu pelanggan keadaan bisnis Anda sekarang. Pastikan untuk menyampaikan informasi terkait hal apa saja yang berubah maupun yang tidak berubah. Akhiri pesan dengan menanyakan apa yang pelanggan Anda butuhkan (terkait dengan bisnis Anda) saat ini.
  • Unggah konten di media sosial tentang proses yang terjadi di balik layar bisnis Anda selama pandemi ini. Bagikan sesuatu yang inspirasional dan menggugah, atau tentang suatu informasi yang orang lain harus tahu. Atau, Anda bisa coba bangun engagement dengan mendorong audiens untuk berbagi tentang apa yang tengah terjadi di hidup mereka saat ini.

Lalu yang terpenting, ceritakanlah kisah (bisnis) Anda. Tulis melalui blog dan bagikan di berbagai kanal bisnis yang Anda miliki. Salah satu ungkapan paling umum tentang berbisnis adalah: “people buy from people they know, like, and trust.” Bercerita adalah cara terbaik untuk membuat orang (calon customer) mengenal dan menyukai Anda. Dari situ, harapannya mereka bisa menjadi percaya hingga kemudian loyal pada bisnis Anda.

2. Bangun kesetiaan pelanggan

Review dan testimoni dari sesama pelanggan bisa Anda manfaatkan untuk mulai membangun kepercayaan publik terhadap produk atau jasa yang Anda tawarkan. Saat Anda meng-update website, sisihkan waktu untuk memperbaharui atau menambahkan review dan testimoni baru yang Anda dapatkan dari pelanggan.

Apabila bisnis Anda baru saja bertransformasi dari in-person menjadi online selama pandemi ini, mulai dengan membuat website bisnis dengan memesan paket hosting dan domain Rumahweb. Prosesnya mudah, cepat, dan bisa dibantu apabila Anda masih belum familiar dengan pengelolaan website.

Coba pertimbangkan juga untuk membuat akun Jenius atau Dana, agar mempermudah pembayaran online. Di situasi sulit ini, sebagai komunitas, tak ada salahnya antara pelanggan dan penjual saling membantu. Sediakanlah pilihan untuk pelanggan agar bisa memberikan tip. Sebagai timbal balik, tawarkan pula kupon, promosi, atau servis khusus seperti pengiriman gratis.

3. Analisa dan perbaiki strategi bisnis secara berkala

Saat memperbaharui informasi terkini sudah selesai dilakukan, dan membangun kepercayaan konsumen sedang berjalan, menganalisa dan meningkatkan strategi bisnis adalah langkah selanjutnya yang menuntut waktu dan pikiran yang lebih.

Jika bisnis Anda belum online, inilah saat yang tepat untuk mulai membuka lapak virtual.

  • Jasa yang sebelumnya hanya dilakukan melalui pertemuan fisik, seperti pelatih kebugaran pribadi, bisa membuat jadwal pertemuan dan latihan melalui online
  • Bisnis yang menyediakan kebutuhan bagi warga lokal, seperti industri makanan, bisa mulai menetapkan sistem pemesanan online lengkap dengan jasa pengantaran
  • Jika Anda menjual barang yang memuginkan untuk dikirim jarak jauh, jual produk Anda melalui Marketplace. Setelah menyusun etalase online di website Anda sendiri, rambah ke Marketplace yang lebih populer dan umum digunakan oleh konsumen seperti Tokopedia, JD.ID, dan Shopee.

Saat Anda sudah terbiasa dengan transisi dari bisnis konvensional ke online, mulailah manfaatkan free Ad credits yang ditawarkan oleh Google maupun Yelp. Demikianlah beberapa tips dari Rumahweb agar bisnis tetap produktif, stay save and stay health. 

Berikan Komentar

Catra Wardhana