Rumahweb Blog
banner blog - Perbedaan MySQL dan MySQLi

Perbedaan MySQL dan MySQLi

Setelah sebelumnya kami membahas tentang apa saja aplikasi database manager yang dapat digunakan secara gratis, pada artikel ini kami akan membahas perbedaan MySQL dan MySQLi.

MySQL dan MySQLi merupakan database ekstensi yang paling banyak digunakan oleh developer aplikasi web pada umumnya. Hal ini karena kedua database relasional ini sangat fleksibel untuk digunakan pada berbagai bahasa pemrograman, seperti PHP, JS Framework, Python, dan masih banyak lagi. 

Perbedaan MySQL dan MySQLi tidak signifikan, sehingga jika berpindah dari MySQL ke MySQLi, tidaklah sulit dilakukan. Lalu apa saja perbedaan kedua ekstensi database ini? simak penjelasan berikut ini!.

Pengertian MySQL dan MySQLi

MySQL dan MySQLi adalah sistem manajemen basis data open source yang masing-masing fungsinya menggunakan perintah dasar SQL atau Structured Query Language.

SQL ini cukup populer digunakan di kalangan back-end dan full stack developer, baik pemula hingga profesional di bidangnya. Penggunaan ekstensi ini lebih umum digunakan pada pemrograman PHP, yang bertujuan untuk mengelola data secara live.  

Pada pemrograman PHP, biasanya akan dijumpai beberapa fungsi seperti berikut:

mysql_connect();
mysql_query();
mysql_fetch_array();

Meskipun beberapa dukungan updatenya sudah berhenti sejak 2006, beberapa fungsi di atas masih dapat digunakan dengan baik. Selanjutnya, MySQL secara resmi melakukan update data ekstensi terbaru, yang dinamakan MySQLi, yang artinya MySQL Improved. 

Sesuai dengan namanya, ada beberapa update, penambahan pada code namenya. Dengan demikian, MySQLi ini memiliki beberapa fungsi sebagai berikut:

mysqli_connect();
mysqli_query();
mysqli_num_rows();

MySQLi dikembangkan untuk dapat mendukung berbagai fitur baru di MySQL v4.1 ke atas.

Perbedaan Dasar MySQL dan MySQLi

Ekstensi MySQLi dilengkapi dengan banyak fitur yang dapat meningkatkan fungsionalitas MySQL, serta memberi pembaruan pada manajer database secara keseluruhan dengan menggunakan konsep Object Oriented Programming (OOP).

Secara umum, semua fitur di MySQL sudah ada pada MySQLi. Simak perbedaan MySQL dan MySQLi pada tabel berikut:

Perbedaan Dasar MySQL dan MySQLi

Tipe MySQL dan MySQLi

MySQLi mempunyai dua tipe syntax, yaitu object-oriented dan procedural. Jika sebelumnya Anda menggunakan MySQL, dan ingin migrasi menggunakan MySQLi, ada dua alternatif yang dapat dimanfaatkan, yaitu object-oriented dan procedural.

Pada object-oriented, terdapat syntax khusus yang digunakan seperti berikut: 

$mysqli -> new mysqli(host, username, password, dbname, port, socket)

Sedangkan pada procedural adalah sebagai berikut: 

mysqli_connect(host, username, password, dbname, port, socket)

Dari kedua contoh syntax diatas, Anda perlu menambahkan ‘i’ untuk mysql_connect() di MySQL. Hal ini berlaku untuk kedua syntax, baik procedural maupun object-oriented.

Keamanan

Pada fitur keamanan, MySQLi memiliki mekanisme pencegahan untuk serangan SQL Injection. Selain itu, MySQLi juga memiliki dukungan untuk semua fungsi MySQL dengan kelebihan tambahan API. 

Pada MySQL, peretas dapat menyisipkan query tambahan secara remote melalui SQL command dan mengubah statement query database menggunakan or 1=1 —, yang berarti perintah tersebut akan membenarkan statement yang salah dan terus mengijinkan injeksi dengan payload yang telah dibuat. 

Dengan menggunakan MySQLi, Anda tidak perlu khawatir dengan serangan semacam itu. Hal ini karena pada MySQLi, statement yang tidak benar tidak akan diproses, meskipun tidak tutup kemungkinan masih dapat dimanfaatkan peretas untuk melakukan injeksi RCE.

Dukungan Transaksi

Perbedaan MySQL dan MySQLi juga dapat terlihat dari dukungan transaction. Pada MySQL, mesin InnoDB sudah dilengkapi dengan transaksi ACID yang berfungsi untuk memastikan data akurat dan lengkap.

Sedangkan MySQLi mendapat dukungan transaksi dari API, yang berfungsi untuk mengaktifkan atau menonaktifkan mode kommit secara otomatis.

Kekurangan dan Kelebihan

Secara sederhana, sebenarnya MySQL dan MySQLi tidak memiliki perbedaan yang signifikan pada fungsi dan fitur yang disematkan. Hanya saja, MySQL tidak lagi mendapatkan dukungan secara resmi karena digantikan dengan MySQLi.

Salah satu dampak yang signifikan dari penghentian dukungan ini, dapat menjadikan pengguna MySQL lebih rentan menjadi korban peretasan melalui SQL injeksi. 

Oleh karena itu, sebaiknya Anda memikirkan ulang jika ingin menggunakan ekstensi ini untuk web base profesional dan berskala besar. Alternatifnya, Anda dapat langsung menggunakan MySQLi yang memang menjadi penerus MySQL.

Namun jika Anda adalah seorang pemula yang sedang belajar, MySQL dapat menjadi pilihan yang tepat untuk mengenal lebih jauh mengenai database relational, karena kemudahan penggunaan dan dukungan komunitas yang lebih luas.

Demikian ulasan kami mengenai perbedaan MySQL dan MySQLi yang perlu Anda ketahui. Sebagai seorang developer, pastikan Anda mempertimbangkan berbagai aspek yang telah kami rangkum pada artikel ini sebelum memutuskan menggunakan MySQL atau MySQLi.

Dapatkan informasi promo domain dan hosting murah di Rumahweb melalui halaman Promosi, Semoga bermanfaat!

Bermanfaatkah Artikel Ini?

Klik bintang 5 untuk rating!

Rating rata-rata 4.7 / 5. Vote count: 6

Belum ada vote hingga saat ini!

Kami mohon maaf artikel ini kurang berguna untuk Anda!

Mari kita perbaiki artikel ini!

Beri tahu kami bagaimana kami dapat meningkatkan artikel ini?

Hosting Murah

Fredric Lesomar