Rumahweb Blog
banner blog - Apa itu Joomla adalah

Apa itu Joomla? Pengertian dan Kelebihannya

Untuk dapat membuat dan mengelola website dengan lebih cepat dan efektif, Anda dapat menggunakan bantuan CMS (content management system). Ada berbagai jenis CMS yang bisa digunakan secara gratis, salah satu yang paling populer adalah Joomla. Bagi Anda yang masih awam mengenai apa itu Joomla, simak artikel berikut untuk menambah pengetahuan Anda.

Apa itu Joomla?

Joomla adalah salah satu CMS yang dapat membantu Anda membuat, mengedit, dan mengelola website dengan lebih mudah, tanpa harus menggunakan bahasa pemrograman atau coding.

Joomla bisa dibilang sebagai CMS terpopuler kedua setelah WordPress. Sama seperti WordPress, Joomla adalah CMS gratis dan bersifat open-source. Artinya, Joomla dapat diunduh, digunakan, dan dimodifikasi oleh penggunanya secara gratis. Simak artikel berikut untuk panduan instalasi Joomla.

Jika dengan WordPress Anda dapat membuat dan mengelola website tanpa pengetahuan mengenai bahasa pemrograman sama sekali, maka Joomla dapat dianalogikan sebagai level selanjutnya bagi Anda yang baru mulai mempelajari bahasa pemrograman.

Namun jangan khawatir. Meskipun penggunaan Joomla membutuhkan bahasa pemrograman dalam proses pengelolaannya, namun CMS ini tetap bisa dipahami dan digunakan dengan mudah dan memiliki tampilan yang cukup user-friendly.

Joomla biasanya digunakan untuk membuat website yang membutuhkan sistem inventaris data yang rapi, misalnya website forum, reservasi tiket, website sekolah atau universitas, dan sebagainya. Namun, pilihannya tidak terbatas pada beberapa jenis website itu saja. Anda juga dapat membuat berbagai jenis website lainnya.

Sebagai CMS yang cukup populer, Joomla juga menyediakan ribuan pilihan plugin dan tema yang bisa diunduh dan diinstal oleh penggunanya. Tercatat, ada sekitar 8.000 pilihan plugin dan tema yang tersedia di Joomla.

Setelah mengetahui apa itu Joomla, ada beberapa persamaan Joomla dengan CMS WordPress. Lalu, apa saja perbedaannya dan kapan Anda harus menggunakan WordPress, atau Joomla?

Perbedaan paling mendasar antara Joomla dengan WordPress adalah Joomla awalnya ditujukan untuk pembuatan portal-like website, misalnya forum atau media sosial. Sedangkan WordPress pada awalnya berfokus pada blog. Meskipun demikian, kedua CMS ini sudah dikembangkan dan dapat digunakan untuk membuat berbagai jenis website tanpa terbatas.

Selain itu, perbedaan yang paling terlihat antara WordPress dengan Joomla adalah cara pengelolaannya. Dengan menggunakan WordPress, Anda tidak membutuhkan pengetahuan mengenai bahasa pemrograman atau coding sama sekali.

Berbeda dengan Joomla yang membutuhkan sedikit pengetahuan dasar tentang coding dan web development untuk dapat mengelola website melalui CMS ini dengan maksimal. Oleh karena itu, jika Anda sudah memiliki pengetahuan dasar mengenai bahasa pemrograman, Joomla adalah pilihan yang sesuai untuk digunakan.

Kelebihan Joomla

Setelah mengetahui apa itu Joomla dan perbedaannya dengan WordPress, selanjutnya apa saja kelebihan CMS Joomla?

  1. Gratis dan open-source

Sebagai open-source CMS, Anda dapat mengunduh dan menggunakan Joomla secara gratis. Tersedia juga ratusan pilihan plugin dan tema yang dapat diinstal tanpa perlu membayar biaya berlangganan.

Selain tersedia secara gratis, Joomla juga memiliki komunitas online yang cukup luas sehingga Anda dapat dengan mudah mendapatkan tutorial, tips, maupun jawaban troubleshooting dengan mudah dan cepat.

  1. Dapat digunakan untuk membuat e-commerce

Meskipun awalnya ditujukan untuk membuat forum online, namun saat ini Joomla sudah sangat cocok digunakan untuk membuat website e-commerce. Dengan Joomla, Anda dapat mengelola konten dan toko online secara bersamaan, tanpa harus menggunakan platform yang berbeda.

  1. Fleksibel

Joomla dapat digunakan untuk memulai website sederhana yang dapat dikembangkan sewaktu-waktu, atau untuk membuat website yang lebih rumit dan interaktif. Tidak perlu menggunakan developer, karena dengan pengetahuan HTML standar, Anda sudah dapat dengan mudah mengelola website berbasis Joomla.

Kekurangan Joomla

Seperti CMS lainnya, Joomla juga memiliki beberapa kekurangan yang dapat menjadi bahan pertimbangan Anda sebelum memutuskan untuk menggunakan Joomla. Di antaranya:

  1. User-Interface yang Lebih Rumit

Meskipun Joomla masih bisa dinilai memiliki tampilan yang cukup mudah dipahami, namun jika dibandingkan dengan WordPress sebagai kompetitor utamanya, user-interface Joomla terlihat lebih rumit dan memiliki beberapa fungsi tambahan yang membuat Joomla terlihat lebih rumit dibandingkan dengan WordPress atau CMS sederhana lainnya.

Tampilan yang lebih rumit ini karena memang Joomla ditujukan untuk user yang memiliki kemampuan dasar di bidang coding dan web development.

  1. Kompatibilitas plugin

Joomla memang memiliki beberapa fitur dan fungsi tambahan, sehingga Anda tidak perlu menginstal berbagai plugin atau ekstensi tambahan. Namun di sisi lain, ketika Anda ingin menginstal plugin atau ekstensi tertentu, bisa jadi Anda akan menemukan isu kompatibilitas dimana plugin dinyatakan tidak kompatibel atau cocok karena belum ter-update.

Joomla memang dikenal sering melakukan update, bahkan lebih sering dibandingkan WordPress. Hal inilah yang dapat meningkatkan risiko ekstensi yang kadaluarsa menjadi tidak dapat digunakan.

Solusinya, Anda dapat membatalkan update dan menggunakan versi Joomla sebelumnya. Namun, mengembalikan Joomla ke versi lamanya bukan hal yang mudah dilakukan, terutama untuk para pemula.

  1. Keamanan

CMS open-source juga berarti Anda harus ekstra berhati-hati sebelum menginstal suatu plugin atau ekstensi. Hal ini karena bisa saja ekstensi tersebut sebenarnya berisi malware yang dapat membahayakan website Anda.

Bahkan meskipun Anda sudah melakukan update dan berhati-hati dalam menginstal ekstensi tambahan sebagai langkah pengamanan website, tetap ada celah keamanan yang dapat dimanfaatkan oleh hacker.

baca juga artikel Apa itu WordPress?

Contoh Website yang Menggunakan Joomla

Sekitar 3% dari seluruh website di dunia dibuat dan dikelola menggunakan Joomla. Tidak hanya website sederhana atau blog personal, Joomla juga digunakan oleh berbagai bisnis ternama di dunia, hingga website pemerintahan! Berikut 5 website yang menggunakan Joomla:

  1. Harvard University – The Graduate School of Arts And Sciences

Harvard adalah salah satu universitas terbaik di dunia, sekaligus salah satu universitas tertua di dunia. The Graduate School of Arts And Science Harvard University menggunakan Joomla 2.5 sebagai CMS-nya untuk menampilkan berbagai informasi mengenai program studi hingga beasiswa yang ditawarkan.

Harvard University
  1. IKEA

Siapa yang tidak kenal dengan IKEA? Perusahaan asal Swedia yang menyediakan berbagai perabotan rumah tangga ini memiliki banyak cabang di berbagai negara, termasuk Indonesia, dan dikenal dengan perabotannya yang berkualitas tinggi.

IKEA
  1. Linux

Linux adalah OS (operating system) yang dapat digunakan secara gratis. Sama seperti Joomla, Linux adalah OS yang bersifat open-source, di mana pengguna juga dapat memodifikasi dan mendistribusikan kembali OS ini secara bebas.

Linux
  1. United Nations Regional Information Centre for Western Europe (UNRIC)

UNRIC adalah organisasi pemerintah dari PBB yang menyediakan dokumentasi serta informasi resmi untuk berbagai negara di wilayah Eropa Barat.

United Nations Regional Information Centre for Western Europe
  1. Kementerian Hukum dan HAM Republik Indonesia

Tidak hanya organisasi pemerintah di wilayah Eropa Barat yang menggunakan CMS Joomla. Website Kementerian Hukum dan HAM Republik Indonesia juga dibuat dan dikelola menggunakan Joomla.

Kementerian Hukum dan HAM Republik Indonesia

Setelah mengetahui apa itu Joomla, kelebihan, kekurangan, serta berbagai website yang menggunakan Joomla, dapat disimpulkan bahwa Joomla adalah CMS yang cocok digunakan bagi Anda yang baru mulai mempelajari bahasa pemrograman dan ingin mengaplikasikannya secara langsung.

Berikan Komentar

Bermanfaatkah Artikel Ini?

Klik bintang 5 untuk rating!

Rating rata-rata 0 / 5. Vote count: 0

Belum ada vote hingga saat ini!

We are sorry that this post was not useful for you!

Let us improve this post!

Tell us how we can improve this post?

Lutfi Hanif

Tukang Komputer