Rumahweb Blog
banner blog - cPanel versus Plesk Panel, Mana Lebih Baik

cPanel versus Plesk. Mana Yang Lebih Baik?

cPanel dan Plesk didaulat menjadi 2 control panel yang paling banyak digunakan. Apa perbedaan dari keduanya? Dan mana yang lebih baik ?

cPanel dan Plesk Panel merupakan panel yang digunakan untuk memudahkan Anda dalam pengelolaan server. Panel ini dilengkapi dengan tampilan grafis yang user friendly, serta tools yang berguna untuk keperluan pengelolaan server. Dengan control panel, Anda bisa mengelola file website, email, manajemen database, script dan lain-lain dengan mudah. Lantas dari Kedua Control Panel tersebut, apa kelebihan dan kekurangannya ? Rumahweb akan membahasnya untuk Anda.

Baca juga : Apa Perbedaan Antara cPanel dan WHM?

Tentang cPanel versus Plesk

Plesk telah membantu banyak administrator sistem lebih dari 10 tahun. Menawarkan interface yang ramah untuk pengguna dan banyak fitur menarik, admin server dapat mengelola servernya dengan mudah dan efisien. Plesk Onyx versi terbaru tersedia untuk OS Linux dan juga Windows.

cPanel tampil lebih dulu yang mulai muncul pertama kali pada tahun 1996.  cPanel memfasilitasi penggunanya dengan WHM ( Web Host Manager ) untuk mengelola server. 

Plesk cPanel/ WHM
User Interface Tampilan lebih sederhana dan terpusat dengan daftar tools terletak disebelah kiri.  Pada tampilan awal, terdapat banyak sekali tools. Mungkin akan membingungkan untuk Anda yang baru saja menggunakan cPanel. Namun bila sudah terbiasa, cPanel sangat mudah digunakan.
Tools dan Installer

(Keduanya memiliki banyak tools yang berfungsi untuk melihat statistik, menegelola database, dan juga email).
Untuk Installer, Plesk sudah dilengkapi fitur otomatis installasi CMS.  Fitur installer ini merupakan fitur tambahan. Bisa dikelola menggunakan Softaculous namun perlu menambahkan lisensi terlebih dahulu.
Akses User Plesk menggunakan 1 pintu login untuk administrator atau pengguna.

Panel Administrator Plesk lebih terlihat professional. 

cPanel dilengkapi WHM untuk administrator mengelola usernya.

Untuk akses user, dilakukan melalui halaman cPanel.

OS Support Plesk bisa berjalan di OS Linux dan Windows. cPanel hanya bisa dijalankan di Linux (CentOS, RedHat, dan CloudLinux).
Migrasi Migrasi antar panel bisa dilakukan dengan mudah. Migrasi antar panel bisa dilakukan dengan mudah.
Keamanan Menyediakan banyak fitur keamanan seperti Plesk Firewall, Revisium Antivirus, Fail2ban. AutoSSL, cPHulk, dukungan bawaan CSF / LFD dan beberapa fitur penting lainnya.
Dukungan WordPress Terdapat fitur WordPress Toolkit yang berguna untuk mengelola themes, plugin, one-click hardening, dan WordPress security scanning untuk semua instalasi WordPress Anda dari satu tempat. Tak perlu lagi login ke masing-masing instalasi WordPress untuk melakukan semua itu. WordPress Manager dari cPanel belum selengkap Plesk.
Tekhnologi Support Docker, Git, Node.js, WordPress Toolkit Docker, Node.Js & Git dapat disupport oleh cPanel, namun perlu konfigurasi terlebih dahulu.

Sekarang Anda sudah mengerti apa perbedaan dari keduanya. Baik Plesk maupun cPanel merupakan control panel yang paling sering digunakan di Indonesia. Dengan informasi perbedaan antar control panel diatas diharapkan Anda sudah tidak bingung , ragu, atau salah dalam memilih. Sebagai contoh aplikasi Anda menggunakan ASP.Net maka control panel yang cocok adalah Plesk, karena Plesk yang support untuk OS Windows.  Bila aplikasi Anda dibuat menggunakan script PHP, CMS ataupun Framework seperti CI, Laravel, Anda bisa memilih cPanel dalam pengelolaannya. 

Untuk keperluan Virtual Private Server, Anda bisa mempercayakan selalu pada Rumahweb Indonesia. Rumahweb menyediakan VPS dengan spesifikasi unggulan dan pilihan Control Panel seperti cPanel maupun Plesk Panel yang bisa Anda gunakan.

Berikan Komentar

Alwan Rosyidi