Rumahweb Blog
banner artikel - Apa itu C++ Adalah

Pemrograman C++: Definisi, Cara Kerja, hingga Contohnya

Apakah Anda ingin bisa membuat game atau software sendiri? Jika ya, C++ adalah bahasa pemrograman tingkat tinggi yang dapat digunakan untuk membuat rencana Anda menjadi nyata. Lalu, apa itu C++ dan bagaimana cara kerjanya?

Dalam artikel ini, kami akan membahas secara lengkap tentang apa itu C++, cara kerja hingga contoh aplikasi yang dibuat dengan bahasa ini. Temukan informasi lengkapnya pada artikel dari Rumahweb berikut ini!

Apa itu C++

C++ adalah bahasa pemrograman yang digunakan untuk membuat dan mengembangkan software dengan kinerja optimal. Bahasa C++ adalah bahasa pemrograman yang dikembangkan dari bahasa pemrograman C.

Selain mempertahankan kemampuan yang ada pada bahasa pemrograman C, C++ menyediakan fitur-fitur tambahan yang dapat digunakan untuk membuat program yang kompleks dengan performa tinggi secara lebih efisien.

C++ adalah bahasa pemrograman yang bersifat kompilasi. Artinya, code yang dibuat menggunakan C++ harus dikumpulkan atau digabungkan terlebih dahulu menjadi bahasa mesin sebelum kemudian dijalankan. 

Bahasa pemrograman C++ mendukung paradigma pemrograman yang beragam, seperti pemrograman prosedural, pemrograman berorientasi objek (OOP), dan juga pemrograman generik.

Promo Hosting Murah Rumahweb

C++ juga menyediakan berbagai fitur menarik, seperti exception handling, polimorfisme, overloading operator

C++ adalah bahasa pemrograman yang banyak digunakan untuk membuat software, karena memiliki kinerja yang optimal, dapat melakukan kontrol pada hardware, serta disupport berbagai platform kompilator.

Hingga saat ini Bahasa pemrograman C++ sering digunakan untuk membuat game komputer, aplikasi desktop, dan masih banyak lagi.

BACA JUGA : Visual Basic: Definisi, Fitur, Download dan Contoh Aplikasinya

Sejarah

Pada mulanya C++ diciptakan oleh Bjarne Stroustrup, seorang ilmuwan komputer dari Bell Laboratories, pada awal 1980an. Stroustrup berinisiatif mengembangkan bahasa pemrograman C ke bahasa pemrograman baru yang mendukung pemrograman berorientasi objek (OOP), karena saat itu pemrograman berorientasi objek sangatlah populer. 

Awalnya, bahasa C++ dikenal dengan nama “C with Classes”. Dengan pengembangan dari konsep bahasa C, pemrograman berorientasi objek C++ menggunakan kelas-kelas dari bahasa C. Akhirnya, terciptalah konsep seperti  inheritance, encapsulation, dan polymorphism.

Tahun 1983, versi pertama bahasa pemrograman ini dikenal dengan nama “C++”, di mana konsep plus diadopsi dari bahasa matematika yang berarti peningkatan. Pada versi ini, banyak fitur C++ modern yang sudah bisa digunakan, seperti inheritance, fungsi anggota, dan fungsi virtual.

Sejak saat itu pula C++ mendapatkan perhatian yang besar, khususnya dari dunia akademik dan industri komputer. 

Selanjutnya di 1998, ISO, yakni organisasi standar internasional, memberikan standar pertama untuk C++, yakni “ISO/IEC 14882:1998”. Standar ini digunakan sebagai aturan resmi untuk C++ dalam menggunakan sintaks, fitur, perilaku yang perlu diikuti oleh kompiler. 

Setelah itu, C++ terus berkembang menerbitkan versi-versi terbarunya, dengan membawa perubahan dan penambahan pada fitur-fitur yang digunakan, untuk meningkatkan kinerja.

Secara singkat, timeline perkembangan versi C++ dari waktu ke waktu antara lain  sebagai berikut:

  • C++11 (diterbitkan pada tahun 2011)
  • C++14 (di tahun 2014), C++17 ( tahun 2017)
  • C++20 ( serta di tahun 2020).

Cara Kerja

Setelah mengetahui apa itu C++, kami akan melanjutkannya dengan membahas cara kerja bahasa pemrograman satu ini.

Sebelum dijalankan oleh komputer, kode program C++ perlu dikompilasi menjadi bahasa mesin terlebih dahulu. Dari sinilah asal muasal C++ sering disebut sebagai bahasa pemrograman kompilasi.

BACA JUGA : Apa Itu Javascript? Pengertian, Fungsi hingga Contohnya

Berikut ini cara kerja C++ saat menjalankan code program:

1. Penulisan Kode

Script code C++ ditulis menggunakan teks editor, seperti Visual Studio, Code::Blocks, atau Xcode, yang terintegrasi dengan IDE. Serangkaian kode program biasanya berisi instruksi, fungsi, kelas, dan objek yang membentuk logika program.  

2. Kompilasi

Setelah code selesai ditulis, selanjutnya dilakukan kompilasi, yaitu menerjemahkan kode program yang ditulis menjadi bahasa yang dipahami mesin. Kompilasi kode ini biasanya dilakukan oleh compiler C++, seperti GNU Compiler Collection (GCC), Clang, atau Microsoft Visual C++ Compiler.

Bila ada kesalahan sintaks, kompiler akan menginformasikan letak kesalahannya agar dapat dilakukan perbaikan. 

3. Pembuatan Objek

Jika tidak ada kesalahan sintaks, kompilasi berhasil dilakukan. Selanjutnya kompiler akan menghasilkan file objek berisi kode mesin. Sampai tahap ini, file objek belum bisa dijalankan secara langsung.

4. Linking

Linking pada C++ adalah proses di mana file objek dikombinasikan dengan library hingga membentuk suatu program yang lengkap. Proses linking akan mengikat semua kode agar dapat dijalankan. 

5. Eksekusi Program

Pada tahap ini, program sudah dapat dijalankan. Program akan dieksekusi mulai dari fungsi ‘main()’ sebagai awal permulaan program dijalankan. Selanjutnya, program dieksekusi sesuai dengan baris perintah dan logika yang berada didalam code program. 

6. Output dan Interaksi

Program C++ yang dijalankan akan menghasilkan output yang muncul di layar, berupa teks, angka, grafik, atau aksi lain, sesuai logika program yang dibuat.

Itulah cara kerja C++ saat baris kode program dijalankan. Langkah dan konsep bahasa C++ adalah dua hal yang wajib untuk dipahami, agar dapat menciptakan program aplikasi yang efektif dan dapat berjalan dengan baik. 

Kelebihan dan Kekurangan C++

Sama seperti bahasa pemrograman lainnya, C++ memiliki kelebihan dan kekurangan tersendiri yang perlu Anda pahami, agar program yang dibuat bisa sesuai dengan kebutuhan. 

Kelebihan C++

  1. Kinerja Tinggi

Kelebihan pertama dari C++ adalah memiliki kinerja yang tinggi. Hal ini dapat terjadi karena kode program yang dibuat menggunakan bahasa C++ dikompilasi menjadi bahasa mesin yang efisien, sehingga dapat berjalan dengan cepat, menggunakan sumber daya komputer secara optimal.  

  1. Kontrol yang Baik 

C++ memberikan kontrol terhadap hardware dan penggunaan sumber daya, sehingga programmer bisa mengatur memori dan sumber daya sistem secara langsung. Dengan kelebihan ini, programmer dapat menyesuaikan dan mengoptimalkan penggunaan sumber daya. 

  1. Pemrograman Berorientasi Objek

C++ adalah bahasa pemrograman yang mendukung pemrograman berorientasi objek (OOP) dengan fitur seperti  inheritance, encapsulation, dan polymorphism.

  1. Dukungan Platform yang Luas

Bahasa pemrograman C++ memiliki dukungan platform yang luas, sehingga programmer dapat mengembangkan software yang optimal di berbagai sistem operasi. 

  1. Kerangka Kerja yang Kuat

C++ memiliki sejumlah framework, seperti Qt dan Boost, yang menyediakan berbagai fitur dan tools yang berguna untuk mengembangkan aplikasi dengan mudah.

Kekurangan

  1. Kompleksitas

C++ memiliki sintaks yang kompleks. Hal ini membuatnya menjadi bahasa pemrograman yang cukup sulit untuk dipelajari, atau perlu waktu lebih lama dalam menguasainya. 

  1. Kurang Aman

Programmer memang dapat melakukan kontrol langsung pada memory dan sumber daya sistem. Namun, ternyata kelebihan ini bisa menjadi kekurangan apabila kurang berhati-hati, karena bisa menimbulkan bug, bahkan celah keamanan. 

  1. Pengembangan Berpotensi Menjadi Lambat

Pengembangan aplikasi menggunakan C++ membutuhkan waktu lebih lama daripada bahasa pemrograman tingkat tinggi lainnya, karena kompleksitas bahasa. Biasanya, hal ini terjadi pada proyek yang besar yang kompleks.

Mengapa C++ Bersifat Case Sensitive

Case sensitive adalah sifat atau karakteristik dalam pemrograman yang membedakan antara huruf besar dan huruf kecil dalam pengenalannya. Dalam konteks bahasa pemrograman, case sensitive berarti bahwa penggunaan huruf besar dan kecil dalam penulisan kata atau identifikasi simbol akan dianggap berbeda oleh kompilator atau interpreter.

Sebagai contoh dalam bahasa yang bersifat case sensitive seperti C++, dua kata yang sama, tetapi hanya berbeda dalam penulisan huruf besar atau kecil, akan dianggap sebagai identitas yang berbeda. Misalnya dalam bahasa C++, “rumahweb” dan “Rumahweb” dianggap sebagai dua entitas yang berbeda.

Oleh karena itu, jika Anda mendeklarasikan variabel dengan nama “rumahweb” dan kemudian mencoba menggunakannya sebagai “Rumahweb”, kompilator akan menganggapnya sebagai variabel yang berbeda.

Sifat case sensitive dalam C++ memberikan fleksibilitas dan kemampuan untuk membuat identitas yang berbeda dengan nama yang mirip, tetapi dengan menggunakan huruf besar atau kecil yang berbeda.

Hal ini memungkinkan developer untuk membuat variasi yang lebih banyak dalam penamaan variabel, fungsi, kelas, dan lainnya, sehingga mempermudah dalam membedakan antara entitas yang berbeda dalam program.

Contoh Aplikasi C++

Contoh daftar aplikasi yang dikembangkan menggunakan C++ antara lain

  1. Game Komputer: Minecraft, World of Warcraft, dan Unreal Engine.
  2. Aplikasi Desktop: Adobe Photoshop, Microsoft Office, dan Mozilla Firefox.
  3. Aplikasi Sistem: Windows dan Linux.
  4. Aplikasi Embedded: Arduino, Raspberry Pi.
  5. Aplikasi Ilmiah dan Komputasi: MATLAB, Mathematica, dan software simulasi seperti ANSYS dan COMSOL.
  6. Database: Redis dan MongoDB.
  7. Grafika dan Multimedia: Adobe Illustrator, Autodesk Maya, Adobe Premiere Pro, Avidemux.

Kesimpulan

C++ adalah bahasa pemrograman tingkat tinggi yang banyak digunakan untuk pembuatan program yang kompleks dengan performa tinggi secara efisien. Bahasa pemrograman ini cocok digunakan untuk pembuatan aplikasi seperti Game, aplikasi dekstop hingga sistem yang lebih komplek.

Demikian ulasan lengkap tentang apa itu pemrograman C++, semoga bermanfaat!

Bermanfaatkah Artikel Ini?

Klik bintang 5 untuk rating!

Rating rata-rata 5 / 5. Vote count: 1

Belum ada vote hingga saat ini!

Kami mohon maaf artikel ini kurang berguna untuk Anda!

Mari kita perbaiki artikel ini!

Beri tahu kami bagaimana kami dapat meningkatkan artikel ini?

Dedicated Server

Anggit Puguh