Bayangkan Anda bisa membuat playlist di Spotify atau mendesain poster di Canva hanya lewat satu percakapan di ChatGPT. Kini, hal itu jadi kenyataan berkat adanya fitur baru ChatGPT.
ChatGPT tidak lagi sekadar chatbot, tetapi telah berkembang menjadi asisten digital cerdas yang terhubung langsung dengan berbagai aplikasi populer. Fitur ini diumumkan pada ajang Open AI Dev Day oleh CEO OpenAI, Sam Altman, yang menegaskan visi ChatGPT sebagai pusat kendali digital masa depan. Ingin tahu cara menggunakannya? Baca selengkapnya di artikel berikut.
Cara Menggunakan Fitur Baru ChatGPT
Fitur baru ChatGPT kini memungkinkan Anda mengakses berbagai layanan tanpa perlu berpindah aplikasi. Melalui Apps SDK, pengembang pihak ketiga dapat menghadirkan layanan mereka langsung di dalam ChatGPT yang menciptakan pengalaman yang lebih praktis dan efisien. Berikut cara kerjanya:
Also Read
1. Mengaktifkan Aplikasi dengan Perintah Sederhana
Pengguna cukup menyebut nama aplikasi dalam percakapan untuk menggunakannya. Cukup sebut nama aplikasinya di percakapan, misalnya: “Spotify, buatkan playlist untuk pesta ulang tahunku” atau “Canva, buat poster untuk acara saya.” ChatGPT akan langsung menjalankan perintah tersebut.
2. Penghubungan Akun Pertama Kali
Saat pertama kali digunakan, ChatGPT akan meminta izin untuk menghubungkan akun Anda. Setelah itu, aplikasi bisa langsung digunakan kembali tanpa proses tambahan.
3. Respon dalam Bahasa Alami
Melalui fitur baru ChatGPT, setiap aplikasi kini dapat merespons dalam bahasa sehari-hari, tanpa perlu perintah rumit. Interaksi pun terasa lebih natural, mudah dipahami, dan nyaman digunakan oleh siapa pun.
4. Antarmuka Interaktif di Dalam Chat
Sekarang Anda bisa langsung melihat hasil kerja tanpa harus berpindah ke aplikasi lain. Mau ubah desain, pilih template, atau cek playlist? Semuanya bisa dilakukan langsung di jendela percakapan, sehingga prosesnya terasa lebih cepat dan praktis.
5. Pengalaman Pengguna yang Seamless dan Efisien
Semua aktivitas dijalankan langsung di dalam percakapan, tanpa perlu berpindah aplikasi. Hasilnya, setiap tugas terasa lebih cepat, rapi, dan mengalir dalam satu pengalaman yang menyatu bersama ChatGPT.
Spotify di Fitur Baru ChatGPT
Fitur baru ChatGPT kini membawa cara baru dalam menikmati musik. Sejak 7 Oktober 2025, baik pengguna Spotify Free maupun Premium dapat menghubungkan akun mereka ke ChatGPT. Proses ini bersifat opsional, sehingga pengguna tetap memiliki kendali penuh atas data dan aktivitas mereka.
Anda dapat membuat playlist berdasarkan lagu favorit, suasana hati, atau tema tertentu hanya lewat percakapan. Bagi pengguna Premium, playlist dapat disusun sepenuhnya secara personal, sementara pengguna Free tetap bisa menikmati koleksi siap pakai seperti Discover Weekly atau New Music Friday.
Setelah akun terhubung, pengguna bisa meminta lagu terbaru, playlist untuk perjalanan, atau saran podcast sesuai genre dan topik favorit. Setiap hasil rekomendasi dapat dibuka langsung di Spotify, menghadirkan pengalaman mendengarkan yang lebih praktis dan nyaman.
Spotify juga menegaskan bahwa seluruh karya musisi dan kreator tetap terlindungi sepenuhnya. Tidak ada musik atau konten audio yang dibagikan ke OpenAI untuk pelatihan model. Fitur baru ChatGPT ini kini tersedia di 145 negara untuk pengguna ChatGPT Free, Plus, dan Pro, baik melalui web maupun perangkat iOS dan Android. Dengan integrasi ini, mendengarkan musik menjadi lebih mudah, personal, dan interaktif.
Canva di Fitur Baru ChatGPT
Integrasi Canva menjadi salah satu fitur baru ChatGPT yang memudahkan Anda membuat desain poster, konten Instagram, atau materi visual lainnya langsung dari ruang chat. Dalam demonstrasi OpenAI, seorang engineer bahkan menggunakan Canva lewat ChatGPT untuk membuat poster bisnis layanan dog walking.
Anda cukup menyebutkan gaya, tema, dan jenis font yang diinginkan, lalu ChatGPT akan menampilkan beberapa opsi desain siap pakai. Fitur ini menjadi solusi praktis bagi kreator dan pemasar untuk menghasilkan konten secara cepat dan efisien tanpa perlu membuka aplikasi tambahan. Seluruh proses desain dapat dilakukan secara interaktif lewat percakapan, sehingga pembuatan visual terasa lebih mudah, hemat waktu, dan menyenangkan.
Aplikasi Lain yang Terhubung di Fitur Baru ChatGPT
Selain Spotify dan Canva, kini ChatGPT juga terhubung dengan berbagai layanan populer seperti Coursera untuk membantu membuat rencana belajar, Figma untuk desain antarmuka, Zillow untuk mencari properti, hingga platform perjalanan seperti Booking.com dan Expedia. Dalam waktu dekat, aplikasi seperti DoorDash, Uber, OpenTable, dan Target juga akan bisa diakses langsung melalui ChatGPT.
Fitur baru ChatGPT ini juga membuka peluang bagi para pengembang untuk mengajukan integrasi aplikasi mereka. Saat ini, OpenAI tengah menyiapkan pedoman resmi serta skema monetisasi yang transparan bagi pengembang. Dengan hadirnya direktori aplikasi khusus, pengguna dapat lebih mudah menemukan, menghubungkan, dan memanfaatkan berbagai layanan sesuai kebutuhan mereka tanpa meninggalkan ChatGPT.
ChatGPT sebagai Asisten Digital Masa Depan
Langkah ini menandai evolusi besar ChatGPT, dari sekadar chatbot menjadi asisten digital serbaguna. Kini, melalui fitur baru ChatGPT, pengguna dapat mengendalikan berbagai aplikasi dan menyelesaikan banyak aktivitas sehari-hari hanya lewat percakapan. Fitur ini juga mencerminkan konsepagentic AI, di mana ChatGPT dapat bertindak atas nama pengguna, termasuk melakukan pembelian melalui Instant Checkout.
Sam Altman menegaskan bahwa ini baru permulaan. OpenAI akan terus menambah aplikasi yang bisa diintegrasikan serta menyempurnakan pengalaman pengguna agar semakin intuitif dan kontekstual. Semakin banyak aplikasi yang tersedia, semakin pintar ChatGPT memahami kebutuhan dan kebiasaan pengguna.
Dengan perpaduan AI percakapan dan integrasi lintas aplikasi, ChatGPT kini menjadi pusat aktivitas digital yang lebih interaktif, personal, dan produktif. Dari mendengarkan musik, membuat desain, hingga mencari rumah Impian, semuanya bisa dilakukan dengan mudah hanya dalam satu ruang chat.
Kesimpulan
Fitur baru ChatGPT membuka babak baru dalam cara kita berinteraksi dengan teknologi. Bayangkan, cukup lewat satu percakapan, Anda bisa membuat desain, mendengarkan musik, hingga merencanakan perjalanan. Semuanya terasa mulus, cerdas, dan personal, seperti punya asisten digital yang tahu persis apa yang Anda butuhkan sebelum Anda memintanya. Menarik, bukan?







