Rumahweb Blog
5 Tips Pemasaran Produk Terbaik Untuk Menghabiskan Stok Lama

5 Tips Pemasaran Produk Terbaik Untuk Menghabiskan Stok Lama

Salah satu masalah klasik yang mayoritas penjual pernah hadapi, adalah stok lama yang tidak kunjung habis terjual. 

Ada beberapa alasan mengapa stok lama ini tidak habis terjual, di antaranya:

  • Salah memprediksi permintaan dan penawaran pasar;
  • Kualitas barang kurang baik; atau
  • Sistem inventarisasi yang buruk.

Ada juga alasan yang tidak dapat dikendalikan, misalnya fluktuasi ekonomi atau cuaca buruk. Meskipun demikian, ada beberapa cara yang bisa Anda usahakan agar stok dagangan Anda habis. Coba ikuti 5 tips pemasaran produk berikut ini:

1. Obral

Merupakan praktik yang paling sering dilakukan untuk menghabiskan stok lama. Umumnya, konsumen akan tergugah untuk membeli ketika melihat adanya promo obral yang diberikan.

Meskipun penggunaan titel obral sudah dapat menarik pembeli, namun Anda juga harus menyusun strategi dalam memasarkannya. Berikut beberapa contoh tipe pengobralan yang bisa digunakan:

  • Clearance: Obral tipe ini biasanya digunakan untuk menghabiskan stok lama yang masih tersisa. Bagi konsumen, clearance menjadi momen yang cukup baik untuk membeli barang yang sebelumnya dirasa terlalu mahal, atau bahkan tidak mereka tahu. 
  • Seasonal: Setiap produk memiliki musim penjualannya masing-masing. Misalnya, topi dan kacamata hitam akan banyak dicari pada musim kemarau, sedangkan jas hujan dan payung akan banyak dicari pada musim hujan.

Karena itulah, Anda dapat melakukan obral ini pada awal musim untuk barang yang banyak dicari. Hal ini akan menghindarkan Anda dari stok sisa yang terlalu banyak.

  • Flash Sale: Flash sale dapat memberikan efek psikologi pada konsumen berupa urgensi untuk membeli. Anda dapat menginformasikan via email, sosial media, atau yang lainnya bahwa Anda akan mengadakan flash sale untuk satu hari atau bahkan beberapa jam saja. 

2. Bundling

Anda dapat menawarkan promo bundling buy 1 get 1, buy 2 get 3, dan sebagainya. Berdasarkan penelitian dari Software Advice, 90% penjual menggunakan promo bundling untuk menjual produk tertentu.

3. Diskon

Selain promo bundling, Anda juga bisa menerapkan diskon untuk pembelian beberapa unit barang sekaligus. Misalnya, diskon 20% jika membeli 3 unit, diskon 30% jika membeli 5 unit, dan sebagainya. 

Diskon ini akan mendorong pelanggan untuk membeli barang lebih banyak, dan tentunya mengurangi stok barang Anda.

4. Giveaway

Anda juga bisa menggunakan stok sisa tersebut untuk mengadakan giveaway. Cara ini juga dapat mendorong kesetiaan konsumen.

Contoh giveaway yang bisa diadakan, misalnya setiap pelanggan pertama pada tanggal tertentu akan mendapatkan produk gratis. Selain itu, Anda juga bisa mengundi berdasarkan email pelanggan. Selain menghabiskan stok, Anda juga bisa membangun marketing list.

Opsi lainnya, Anda dapat memberikan stok tersebut ke influencer yang akan melakukan review. Anda dapat mengiklankan produk sekaligus menghabiskan stok lama.

5. Remarketing

Jika Anda telah mencoba berbagai cara namun tetap mendapati stok lama yang terlampau banyak, Anda dapat mengecek kembali strategi marketing yang dijalankan. Berikut beberapa tips remarketing yang dapat dilakukan:

  • Menggunakan keyword baru pada judul dan deskripsi
  • Mengganti tampilan gambar, Anda dapat mengambil angle baru agar produk terlihat lebih segar
  • Ubah penempatan produk di website.

Stok lama yang masih tersisa bukanlah permasalahan yang dapat diselesaikan dengan cepat. Selain melakukan strategi yang tepat, Anda juga harus kreatif dalam pengemasan promosi agar konsumen tertarik untuk membeli.

Demikian tips pemasaran produk untuk stok lama agar terjual habis dari Rumahweb, semoga bermanfaat.

Berikan Komentar

Luthfi Hanif