Rumahweb Blog
banner blog - Mengenal Dedicated IP dalam Email Marketing

Mengenal Dedicated IP dalam Email Marketing

Seiring dengan semakin dalamnya Anda mempelajari dan mempraktikkan email marketing, Anda bakal menjumpai istilah dedicated IP. Untuk memahami apa itu dedicated IP dan apakah Anda memerlukannya, terlebih dahulu Anda harus tahu sedikit banyak tentang email deliverability dan sender reputation.

Email deliverability hampir sepenuhnya bergantung pada reputasi IP address yang yang digunakan untuk mengirim email. Apabila Anda mengirimkan email dari IP address dengan reputasi baik, maka besar kemungkinannya email akan sampai di depan mata subscribers Anda. Jika Sender Scores Anda rendah, maka email Anda berisiko cukup besar difilter oleh inbox penerima email.

Secara default, hampir semua provider email service, menggunakan sekumpulan shared IP address untuk memproses dan mengirimkan email Anda. Pada shared IP, sender reputation ditentukan oleh semua aktivitas yang dilakukan oleh perusahaan atau klien yang menggunakan IP yang sama. Penyedia email service kemudian secara aktif memonitor keamanan dan reputasi shared IP mereka untuk memastikan email yang dikirim memiliki nilai deliverability yang tinggi.

Apa keuntungan dari dedicated IP?

Beberapa perusahaan dengan intensitas pengiriman dan volume email yang tinggi biasanya lebih memilih punya IP address tersendiri untuk pengiriman email, sehingga mereka tidak harus berbagi IP dengan perusahaan lain. Untuk pengirim email dengan volume tinggi dan subscriber yang telah banyak, dedicated IP menawarkan kontrol yang lebih besar atas deliverability email sebuah perusahaan. Artinya, reputasi IP-nya juga tidak ditentukan oleh aktivitas dari banyak perusahaan. Mereka menjadi satu-satunya penentu akan reputasi dan nilai deliverability-nya sendiri.

Selain memiliki kontrol yang lebih besar, kebanyakan konsumen memutuskan untuk lebih memilih dedicated IP karena mereka tidak ingin appendix dari pengirim email (misalnya: emailer.namaprovider.com) ter-attached di email yang mereka kirim. Bila menggunakan shared IP, semua email dari perusahaan berarti dikirimkan oleh provider email service. Berbeda dengan dedicated IP, di mana nama yang ditampilkan sebagai pengirim adalah alamat email perusahaannya langsung.

“Apakah saya perlu memiliki dedicated IP?”

Dedicated IP idealnya diperuntukkan bagi perusahaan yang sehari-harinya mengirimkan email dengan jumlah banyak, misalnya lebih dari 10.000 email dalam sehari. Selain itu, karena Anda adalah satu-satunya pihak yang akan memengaruhi sender reputation Anda sendiri, maka Anda juga harus yakin bahwa email list yang dimiliki berisi orang-orang yang benar-benar mau membaca email yang Anda kirim.

Maka, jika Anda memiliki hard bounce rate di atas rata-rata (di atas 3%) atau volume pengiriman email sehari-hari yang cenderung rendah atau tidak menentu, maka sebaiknya Anda memilih shared IP saja.

Berikan Komentar

Catra Wardhana