Apakah Anda sedang mencari contoh web statis untuk memahami seperti apa bentuk website yang tidak memerlukan database dan tetap menampilkan konten yang sama kepada semua pengunjung? Web statis sering menjadi pilihan ideal untuk proyek sederhana karena cepat, ringan, dan mudah dibuat.
Dalam artikel ini, Anda akan mempelajari contoh web statis yang umum digunakan, serta mengetahui kelebihan dan kekurangannya. Dengan memahami karakteristik web statis, Anda dapat menentukan apakah jenis website ini cocok untuk kebutuhan Anda atau bisnis Anda.
Apa Itu Web Statis?
Sesuai namanya, statis berarti tetap, tidak berubah-ubah. Web statis adalah jenis website yang isi kontennya bersifat tetap yang tidak memerlukan perubahan dalam jangka waktu yang lama. Jika ada konten website yang perlu diperbarui, maka prosesnya harus dilakukan secara manual oleh pemilik atau pengelola website.
Also Read
Biasanya, web statis dibangun menggunakan file HTML, CSS, dan JavaScript sederhana tanpa sistem pengelolaan konten di belakangnya. Namun beberapa tahun belakang, ada platform website builder yang memudahkan kita dalam membuat website statis dengan lebih mudah.
Web statis berbeda dengan web dinamis. Perbedaannya terlihat jelas pada cara konten ditampilkan. Pada website dinamis, konten dapat berubah sesuai dengan interaksi atau aktivitas pengunjung. Misalnya halaman akun, keranjang belanja, atau feed berita yang terus berubah sesuai aksi yang dilakukan pengunjung.
Kapan Website Statis Perlu Digunakan?
Menentukan apakah perlu menggunakan website statis atau yang dinamis, semuanya kembali pada kebutuhan. Memahami jenis website yang akan dibuat, akan membuat hasilnya lebih tepat guna dan akan membantu Anda menciptakan situs web yang lebih efisien, baik dari segi waktu, sumber daya, maupun biaya.
Lalu, kapan website statis menjadi pilihan yang tepat? Berikut penjelasannya.
- Website Portofolio
Bila Anda ingin menampilkan portofolio secara online, website statis adalah pilihan yang sangat tepat. Informasi portofolio biasanya tidak sering berubah, sehingga tidak membutuhkan fitur pengelolaan konten yang rumit.
BACA JUGA : Contoh Web Portofolio yang Menarik dan Profesional - Website Dokumentasi
Dokumentasi produk, panduan penggunaan, atau tutorial online biasanya memiliki isi yang relatif tetap. Karena itu, web statis sangat cocok digunakan untuk jenis situs seperti ini.
- Website Event
Website untuk event, festival, atau acara tertentu yang umumnya memuat informasi yang tidak berubah secara berkala cocok dibuat menggunakan jenis web statis. Dengan dibuat menggunakan web statis, membuat halaman web bisa diakses lebih cepat. - Website Landing Page Promosi
Landing page atau brosur online yang berisi promosi layanan atau produk, tidak membutuhkan fitur interaktif yang kompleks, sehingga cocok dibuat dengan web statis. - Website Company Profile Sederhana
Untuk perusahaan yang hanya membutuhkan halaman informasi dasar seperti profil, layanan, kontak, dan visi-misi, menggunakan website statis sudah lebih dari cukup. Selain lebih cepat dibuat, biayanya juga lebih ekonomis.
Contoh Web Statis Populer
Berikut ini adalah contoh web statis yang populer digunakan saat ini.
1. Website Bootstrap
Bootstrap adalah website untuk framework CSS. Anda dapat mempercantik website HTML Anda dengan memanfaatkan Bootstrap. Dengan Bootstrap website Anda bisa dibuat lebih cepat, praktis, kemudian website akan terlihat lebih rapi, responsif tanpa perlu menulis code program CSS secara manual dari awal.

2. Website Blog Personal
Website personal blog yang dibuat menggunakan website statis contohnya milik Shawn @swyx Wang. Websitenya terlihat keren, sederhana dan bisa menampilkan isi dari websitenya.

3. Website Bisnis
Website bisnis berikut juga dibuat menggunakan tipe web statis. Pembuatannya menggunakan web builder .

Kelebihan Web Statis
Website statis menawarkan banyak kelebihan yang bisa membuat Anda menjadikannya pilihan untuk membuat website yang menarik, simple, dengan isi tidak berubah-ubah. Berikut ini kami rangkum kelebihan yang ditawarkan saat Anda memilih untuk membuat website statis, antara lain;
- Aksesnya Cepat
Web statis dikenal memiliki akses loading yang sangat cepat. Hal ini menjadi kelebihan utama yang ditawarkan saat Anda membuat web statis. Akses cepat ini bukan tanpa alasan. Akses website bisa cepat karena tidak perlu memproses query dari database dan tidak memerlukan script kompleks. - Keamanan Lebih Terjamin
Web statis juga dikenal aman dari serangan. Hal ini terjadi karena website dibangun hanya dengan basik HTML, CSS, dan sedikit javascript hanya sekedar untuk membuat konten lebih interaktif, tanpa perlu adanya database dan query yang biasa digunakan sebagai celah serangan oleh hacker. - Biaya Server yang Hemat
Web yang dibuat menggunakan web statis tidak membutuhkan resource besar. Sehingga dalam hal pengadaan server hosting, tidak perlu biaya mahal. - Skalabilitas yang Mudah
Web statis dapat menangani trafik yang tinggi, tanpa perlu khawatir akan down meski layanan server yang digunakan adalah layanan server biasa. Hal ini karena konten yang akan ditampilkan sudah siap, tanpa perlu pengolahan khusus seperti halnya menggunakan database. - SEO Friendly
Website yang cepat dan ringan saat diakses sangat bagus untuk SEO. Mesin pencari akan mudah mengenali website statis karena memiliki struktur yang sederhana. Namun tidak lupa, nanti perlu juga menyertakan seperti meta keywords, description, dan tags supaya website lebih mudah dikenali Google.
Kekurangan Website Statis
Selain memiliki banyak kelebihan, ternyata website statis juga memiliki keterbatasan untuk bisa Anda gunakan. Beberapa keterbatasan tersebut antara lain;
- Tidak Cocok Untuk Website Konten Dinamis
Sebagaimana namanya, web statis tidak untuk konten dinamis. Sehingga saat Anda memutuskan untuk membuat web statis, maka memang sudah dipertimbangkan tidak ada pembaruan konten dalam waktu dekat. - Fitur Interaktif Terbatas
Web statis memiliki fitur yang terbatas, sehingga tidak cocok untuk website yang ingin memiliki fitur komentar, formulir yang lengkap, hingga fitur generated konten. - Tidak Cocok Untuk E-Commerce
Web statis tidak cocok untuk E-Commerce yang membutuhkan perubahan konten secara dinamis.
Bagaimana Cara Membuat Web Statis?
Untuk membuat website statis, kabarnya perlu memahami bahasa pemrograman dasar dalam membuat website. Namun jangan khawatir, karena sekarang membuat website statis tidak serumit yang dibayangkan.
Di artikel ini, kami akan memperlihatkan ada cara membuat website dengan mudah, membuat website statis dengan menggunakan SitePro Web Builder Rumahweb. Berikut ini langkah-langkah membuat website statis menggunakan web Builder SitePro di Rumahweb.
Berikut langkah-langkah untuk masuk ke panel editor site.pro melalui Clientzone Rumahweb.
Step 1. Cara Login SitePro
Silakan Anda login terlebih dahulu ke halaman Clientzone. Selanjutnya, klik menu Hosting seperti pada gambar berikut :

Kemudian, Klik menu Manage.

Kemudian klik Login Sitepro

Step 2. Pilih Template
Setelah klik Login Website Builder, untuk tampilan pertama kali Anda akan arahkan ke halaman pemilihan template. Silahkan memilih salah satu template yang sesuai dengan design website yang Anda inginkan. Klik tombol ‘Pilih’ seperti gambar berikut :

Setelah Anda memilih template website, Anda akan melihat tampilan dasar template sebagai bahan untuk memudahkan dalam membuat website. Ada 3 Icon utama disana, yaitu:
- Icon + = Digunakan untuk menambahkan elemen-elemen seperti text, gambar dan elemen lainnya.
- Icon Gear = Digunakan untuk melakukan pengaturan pada halaman website

Step 3. Edit Website
Sekarang, saatnya melakukan edit dan pembuatan website. Untuk melakukan editing, silakan Anda klik menu sebelah atas seperti screenshot. Kemudian pilih halaman apa yang ingin di edit. Misal Home.

Selanjutnya klik bagian yang ingin Anda edit dengan cara klik 2 kali pada sectionnya.

Anda juga dapat menambahkan materi atau content baru berupa text, gambar, embed video, hingga lokasi peta. Caranya sangat mudah. Cukup klik icon +, kemudian menarik fitur yang telah di sediakan di masing-masing elemen yang tersedia. Lalu seret ke dalam website. Ketika muncul popup pilihan seperti yang tersedia pada gambar dibawah, silakan Anda pilih salah satu type yang ingin digunakan.
Step 4. Membuat Halaman Baru
Untuk membuat halaman baru di SitePro caranya sangat mudah. Caranya klik icon pensil > pilih Menu Item Baru

Setelan itu beri nama menu. Dan pilih opsinya
Step 5. Cara Publish
Setelah pembuatan website selesai dilakukan, silakan klik tombol terbitkan/publish website dari menu Terbitkan pada sebelah kanan atas.
Setelah klik tombol terbitkan, website Anda sudah bisa diakses secara online.
Penutup
Dari beberapa contoh web statis yang sudah kita bahas, bisa terlihat bahwa jenis website ini sangat cocok untuk kebutuhan yang kontennya jarang berubah. Kecepatannya lebih optimal, keamanannya lebih baik, dan proses pengembangannya juga tidak serumit website dinamis. Karena itulah web statis sering dipilih untuk portofolio, landing page perusahaan, hingga dokumentasi.
Namun demikian, web statis bukan pilihan terbaik untuk semua kebutuhan. Jika Anda memerlukan fitur interaktif, konten yang sering berubah, atau fungsi transaksi seperti E-Commerce, maka website dinamis akan jauh lebih sesuai.
Pada akhirnya, keputusan memilih website statis atau dinamis harus disesuaikan dengan tujuan, anggaran, serta sumber daya yang Anda miliki. Keduanya memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing yang dapat Anda pertimbangkan.
Jika Anda ingin membuat website secara cepat, mudah, dan tanpa ribet, Rumahweb menyediakan layanan AI Website Builder yang dapat membuatkan website profesional hanya dengan memasukkan ide bisnis Anda. Konten dan desain akan otomatis dibuat oleh AI, sehingga Anda bisa langsung fokus mengembangkan usaha Anda.










