Rumahweb Blog
Banner - Workshop Artinya Adalah

Workshop Adalah: Pengertian, Manfaat, dan Jenisnya

Workshop adalah wadah pertemuan bagi sekelompok orang. Secara definisi lengkap, workshop artinya tempat di mana Anda dapat saling diskusi, membangun koneksi, dan mengembangkan karir. Dalam padanan Bahasa Indonesia, workshop disebut juga dengan lokakarya.

Umumnya, workshop atau lokakarya ini banyak ditemui di berbagai instansi, perusahaan, komunitas, hingga kelompok-kelompok kecil.

Dalam artikel kali ini, Rumahweb Indonesia telah merangkum berbagai informasi penting mengenai workshop, mulai dari arti workshop hingga apa bedanya dengan training. Simak sampai selesai, ya!

Workshop Artinya

Dalam kamus Oxford, workshop adalah pertemuan yang menyatukan sekelompok orang untuk terlibat dalam diskusi intensif dan aktivitas pada proyek tertentu. Pada dasarnya, workshop hampir mirip dengan seminar.

Jika dalam seminar peserta lebih banyak menjadi pendengar, pada workshop diharapkan peserta dapat lebih terlibat aktif. Pada intinya, workshop adalah pertemuan atau sesi interaktif yang dirancang untuk menciptakan suatu hasil.

BACA JUGA: Webinar: Pengertian, Aplikasi dan Tema yang menarik

Manfaat Workshop

Setelah mengetahui arti workshop, selanjutnya kami akan menjelaskan beberapa manfaat workshop yang bisa Anda dapatkan. Berikut beberapa manfaatnya.

1. Menambah Skill dan Pengetahuan

Manfaat pertama dari workshop adalah dapat menambah skill dan pengetahuan. Karena berbentuk diskusi, peserta dapat saling bertukar pikiran dan berbagi pendapat mengenai topik yang diusung.

Selain itu, workshop biasanya hadir dengan sesi praktik, sehingga memungkinkan peserta melatih skill-nya.

2. Bertemu dengan Pakar di Bidangnya

Workshop dapat menjadi kesempatan Anda untuk bertemu dengan pakar atau ahli di bidangnya. Hal ini karena umumnya penyelenggara workshop menghadirkan para pakar tersebut untuk menjadi pembicara atau narasumber.

3. Membangun Relasi

Manfaat lain dari workshop adalah dapat menjadi wadah untuk networking, karena Anda akan bertemu dengan banyak orang dengan minat atau pekerjaan di bidang yang sama. Tentu hal ini akan membuka peluang lebih luas untuk bekerja sama di kemudian hari.

4. Menemukan Peluang Baru

Selain itu, mengikuti workshop artinya juga membuka peluang baru yang mungkin belum pernah ditemukan sebelumnya. Peluang ini bisa datang dari ide atau masukan dari orang lain, atau juga bisa dari networking yang terjadi.

5. Meningkatkan Motivasi Kerja

Workshop yang menarik dan insightful akan membuat peserta menjadi lebih segar, seolah memiliki energi baru. Hal ini tentu akan berpengaruh terhadap motivasi kerja yang turut meningkat, karena semangat untuk mengimplementasikan ilmu yang diperoleh.

3 Jenis Workshop

Workshop dapat dibagi menjadi 3 jenis, seperti di bawah ini:

1. Berdasarkan Penyelenggara

Workshop jenis ini dapat dilihat dari penyelenggaranya. Biasanya, instansi atau lembaga menyelenggarakan workshop berdasarkan bidangnya masing-masing serta bertujuan untuk membahas solusi terkait permasalahan yang ada pada bidang tersebut.

2. Berdasarkan Waktu

Berdasarkan waktunya, workshop dapat dibagi lagi menjadi dua jenis, yakni beruntun dan tidak beruntun. Workshop beruntun artinya kegiatan dilakukan dalam kurun waktu tertentu secara berturut-turut, sedangkan tidak beruntun artinya kegiatan workshop hanya diselenggarakan sekali saja, atau dalam jeda waktu yang panjang.

3. Berdasarkan Sifat

Sama seperti jenis workshop berdasarkan waktunya, jenis workshop berdasarkan sifatnya juga dibagi menjadi dua jenis, yakni yang bersifat mengikat dan tidak mengikat.

  • Mengikat

Workshop yang mewajibkan pesertanya mengikuti hasil dari workshop itu sendiri. Misalnya workshop yang diadakan perusahaan di bidang pangan untuk para karyawannya terkait standarisasi food safety.

  • Tidak Mengikat

Workshop ini sifatnya lebih fleksibel, karena tidak mengharuskan pesertanya mengikuti hasil dari kegiatan workshop tersebut.

BACA JUGA: Video Conference Gratis Dengan Google Meet

Ciri-ciri Kegiatan Workshop

  1. Masalah pembahasan dalam workshop biasanya dapat diteliti atau bahkan muncul dari diskusi para peserta.
  2. Metode pelaksanaan kegiatan workshop dilakukan secara bersama-sama atau bersifat layaknya musyawarah. Seluruh peserta workshop diharapkan bersikap aktif.
  3. Peserta tidak hanya diminta aktif, tetapi juga turut berkontribusi menemukan solusi terhadap permasalahan/tema yang diusung.

Kelebihan dan Kekurangan Workshop

Segala sesuatu pasti memiliki plus dan minus. Beberapa kelebihan dan kekurangan workshop adalah sebagai berikut:

Kelebihan

Bagi peserta, kelebihan workshop adalah dapat memberikan penjelasan yang luas dan mendalam terkait permasalahan atau topik tertentu.

Peserta juga akan memperoleh petunjuk praktis yang dapat langsung dipraktikkan dari workshop tersebut. Selain itu, workshop juga akan melatih peserta berpikir kritis dan ilmiah, serta memberi kesempatan networking yang luas.

Kekurangan

Kekurangan workshop adalah dari segi biaya. Workshop biasanya membutuhkan persiapan yang relatif lama dan lebih kompleks, sehingga membutuhkan tenaga dan biaya yang tentunya lebih besar.

BACA JUGA: Apa itu Hardware? Pengertian, Fungsi dan Contohnya

Bedanya Workshop dengan Training? 

Workshop seringkali disamakan dengan training, padahal keduanya berbeda. Berikut perbedaannya:

1. Segi Waktu

Dilihat dari segi waktu, training berlangsung relatif lebih lama dibanding workshop. Biasanya, durasi paling lama dari workshop adalah 1-3 hari, dengan waktu sekitar 5-9 jam per hari. Sedangkan training bisa berlangsung hingga lebih dari 1 minggu. 

2. Karakteristik

Dilihat dari karakteristiknya, fokus kegiatan workshop adalah untuk menemukan solusi dari suatu masalah yang menjadi topik diskusi. Workshop juga menjadi tempat bertukar pikiran terkait problem-solving.

Di sisi lain, training lebih berfokus untuk mengembangkan skill. Peserta akan diberi pelatihan intensif dalam jangka waktu tertentu.

3. Partisipan

Terakhir, dari segi partisipan. Partisipan dalam kegiatan workshop juga umumnya lebih beragam. Ada yang masih baru terjun di bidang tersebut, tapi ada juga yang sudah berpengalaman.

Berbeda dengan peserta training, yang umumnya adalah orang-orang yang baru belajar agar bisa menjadi lebih profesional dalam bidang tertentu.

Kesimpulan

Workshop adalah kegiatan yang seringkali disamakan dengan jenis kegiatan lain, seperti seminar atau training. Padahal workshop memiliki karakteristik atau ciri khas yang membedakannya dengan aktivitas lain.

Tujuan dari workshop adalah untuk memberikan pengalaman praktis kepada peserta, memfasilitasi interaksi dan pertukaran ide antara peserta, serta mendorong pembelajaran kolaboratif. Workshop sering kali dilakukan dalam jangka waktu yang terbatas, misalnya beberapa jam atau beberapa hari.

Workshop juga memiliki beragam manfaat, terutama bagi mereka yang ingin mendalami topik-topik tertentu.

Demikian artikel kami tentang apa itu Workshop, manfaat hingga jenisnya. Semoga bermanfaat.

Bermanfaatkah Artikel Ini?

Klik bintang 5 untuk rating!

Rating rata-rata 0 / 5. Vote count: 0

Belum ada vote hingga saat ini!

Kami mohon maaf artikel ini kurang berguna untuk Anda!

Mari kita perbaiki artikel ini!

Beri tahu kami bagaimana kami dapat meningkatkan artikel ini?

Jasa Pembuatan Website Rumahweb

Darin Rania

A mother who dedicate her time to write & create creative contents