Rumahweb Blog
banner blog - Membuat Website untuk Guru - Media Kegiatan Belajar-Mengajar Serbaguna

Website Untuk Guru: Media Kegiatan Belajar-Mengajar Serbaguna

Teknologi telah mengambil peranan penting dalam keberlangsungan hidup manusia. Tanpa terkecuali dalam hal pendidikan. Baik mengajar melalui kelas daring, pemakaian komputer atau laptop di ruang kelas, maupun pelajaran berbasis multimedia, cara guru dalam menyampaikan materi pelajaran terus mengalami evolusi dari waktu ke waktu.

Perkembangan cara mengajar ini kian dipicu dengan terjadinya pandemi COVID-19, yang membuat para tenaga pendidik di seluruh penjuru dunia putar otak agar tetap bisa mendidik para siswanya dengan cara yang paling efektif.

Website, merupakan jawaban atas masalah yang banyak dihadapi oleh tenaga pengajar di era modern ini.

Bagi Anda tenaga pengajar yang sebelumnya belum familiar dengan pengelolaan website, untungnya, saat ini sudah tersedia banyak tools yang bisa membantu Anda membangun website, tanpa perlu memiliki skill teknis yang khusus. Artikel ini akan menjelaskan kenapa pengajar modern harus mulai bersahabat dengan website, beserta lima tips  membuat website untuk guru dari Rumahweb :

1. Tentukan visi dan tujuan website

Mulailah dengan menyadari alasan apa yang melatarbelakangi Anda dalam membuat website untuk guru ini. Karena jawabannya akan menjadi panduan dalam mengambil keputusan-keputusan selanjutnya, seperti desain layout dan tipe pages seperti apa yang akan dibuat.

Contohnya, website yang dibuat untuk mendukung kegiatan belajar mengajar di kelas akan terlihat berbeda dengan website yang dipakai oleh tenaga pengajar freelance untuk memberi les tambahan. Coba jawab beberapa pertanyaan sederhana ini untuk mempermudah Anda dalam menentukan arah website nantinya:

  • Gol apa yang hendak Anda raih melalui website ini?
  • Apakah fokus utamanya untuk memberikan murid informasi? Tugas sekolah? Atau bahan belajar?
  • Apakah website Anda akan dipakai untuk mempromosikan jasa Anda sebagai tutor atau menjual materi pembelajaran online?
  • Apakah ada website lain yang bisa Anda jadikan referensi dan inspirasi?

Perlu diingat, jika mau, website Anda bisa saja dibuat menjadi semua hal yang ditanyakan di atas. Namun, penting juga untuk memiliki fokus utama, sehingga tidak berakhir membuat audiens malah bingung dengan website Anda. Langkah selanjutnya, adalah memilih aplikasi yang tepat untuk membangun website Anda. Umumnya, website bertema pendidikan memakai WordPress, Weebly, atau Sitepro.

Susun website sedemikian rupa, sehingga saat ada pengunjung yang baru mengunjungi situs Anda, mereka otomatis bisa langsung mengidentifikasi website macam apa yang tengah mereka kunjungi. Apabila pengunjung ragu akan maksud keberadaan website Anda, maka ada yang salah dari eksekusinya,

2. Buat central page semenarik mungkin

Apapun fokus yang nantinya dipilih, biasanya, kebanyakan website untuk guru akan memiliki page yang hampir serupa. Berikut beberapa page penting yang harus dibuat saat Anda membangun website berbasis pendidikan:

  • Home Page

Merupakan page pertama yang akan dilihat oleh pengunjung, dan berfungsi untuk memberikan ekspektasi pada pengunjung tentang konten apa saja yang akan mereka peroleh dari website ini. Maka buatlah home page semenarik, seringkas, dan seinformatif mungkin. Saat menyusun page ini, jangan lupa untuk menyertakan sekilas profil dan apa saja yang ditawarkan website Anda, serta layout yang mempertimbangkan kemudahan navigasi untuk mengakses subpage

  • About page

Selain menulis tentang diri Anda dengan kapasitas sebagai pengajar, sisipkan juga apa yang akan pengunjung dapatkan dari jasa yang ditawarkan. Keuntungan apa yang bisa mereka peroleh dari memakai jasa Anda.

  • Portofolio

Page yang sifatnya opsional, tergantung dari jasa macam apa yang Anda tawarkan. Namun, hampir semua website yang berfungsi menjual jasa, membutuhkan laman ini untuk menampilkan hasil kerja/karya di masa lampau.

Contohnya, bila Anda seorang guru yang lebih sering mengajar di kelas, Anda bisa membuat cuplikan video yang meng-highlight gaya dan cara mengajar Anda. Atau, apabila Anda seorang guru les, Anda bisa menampilkan hasil yang telah dicapai oleh murid didikan Anda dan contoh sistem atau rencana belajar yang telah Anda susun.

Apapun mata pelajaran yang Anda ampu, selalu ada cara kreatif untuk mendemonstrasikan kapabilitas Anda sebagai pengajar.

  • Sumber bahan bacaan

Apabila Anda adalah guru yang mengajar di ruang kelas sekolah konvensional, page ini berfungsi sebagai rujukan bagi siswa untuk mengakses materi tambahan. Page ini diibaratkan sebagai lumbung digital untuk segala hal yang terkait dengan mata pelajaran yang Anda ajarkan.

Anda bisa menyimpan informasi ini via WordPress course plugin, atau menggunakan media embedding tools sederhana untuk menyimpan video, digital downloads, dan sejenisnya.

  • Penugasan

Page yang digunakan untuk memusatkan semua tugas rutin yang diberikan pada siswa. Anda bisa membuat halaman form dengan aplikasi atau framework yang digunakan untuk pembuatan website. Contohnya, apabila Anda menggunakan Weebly atau Sitepro, sudah tersedia form yang bisa langsung Anda manfaatkan untuk membuat tugas. Sedangkan, jika Anda memakai WordPress, perlu menambahkan plugin form.

Opsi lainnya, adalah dengan mengirimkan langsung soal-soal atau instruksi tugas melalui email. Anda bisa mendaftar Google for Education untuk memperoleh email gratis dari Google dengan kapasitas besar.

  • Kelas online

Dengan memiliki website, Anda juga memiliki ruang kelas virtual yang lebih kredibel. Opsi paling populer untuk melangsungkan kegiatan belajar tatap muka online adalah dengan Zoom atau Google Meet. (BISA GA SIH 2 INI DIMASUKIN KE WEBSITE GITU? HAHA MOHON PENCERAHANNYA SUHU) Sedangkan, saat hendak melakukan ujian atau latihan pengayaan, Anda bisa memanfaatkan aplikasi macam Moodle, Google Form, Candy CBT, Tcexam, atau Google Clasroom.

  • Jenis layanan

Lagi-lagi, keberadaan page satu ini juga tergantung dari fungsionalitas website yang sebelumnya telah Anda tentukan. Apabila Anda membuat website untuk menjual jasa freelance dan konsultasi, maka keberadaan page ini fundamental. Melalui page ini, Anda bisa mencantumkan macam-macam jasa apa saja yang Anda tawarkan ke siswa. Buat sespesifik mungkin dan beri penegasan pada keuntungan apa yang akan diperoleh klien dengan memakai jasa Anda. Nilai yang membaik? Diterima di sekolah impian? Atau menguasai materi yang susah?

  • Blog dan konten tambahan

Elemen penting dan berguna lainnya yang bisa dimanfaatkan adalah blog. Blog tak hanya berguna untuk membagikan perspektif dan pola pikir Anda terhadap suatu isu, tapi juga berpotensi menjaring siswa-siswa dan klien potensial lainnya.

3. Upgrade software dan plugin

Ada berbagai macam tools, plugins, dan software yang bisa Anda manfaatkan untuk mengubah website Anda menjadi kumpulan multimedia yang serbaguna. Baik untuk menambahkan video pendek atau mengunggah keseluruhan sesi kursus ke website Anda, selalu ada software yang bisa membuat prosesnya menjadi mudah dan sederhana.

Apabila Anda menginginkan level kontrol dan kustomisasi yang tinggi, Anda bisa pilih untuk membangun website menggunakan WordPress. Dengan memilih Paket Hosting WordPress yang ditawarkan Rumahweb Indonesia, Anda bisa menemukan pilihan tak terbatas untuk themes bertema pendidikan. Selain berjalan lebih cepat bila dibandingkan dengan shared hosting biasa, paket hosting WordPress juga cenderung lebih mudah dikelola.

4. Tentukan jenis servis yang ditawarkan

Jika Anda memutuskan akan memakai website untuk menjual servis atau jasa, maka Anda bakal punya kebutuhan website yang berbeda. Anda akan tetap memiliki struktur page yang sama seperti dibahas di atas, tapi Anda masih harus mem-break down jasa-jasa yang Anda tawarkan itu ke page yang berbeda-beda.

Berikut beberapa service yang umum ditawarkan oleh tenaga pengajar:

    • Tutoring (sesi les privat untuk membantu memahami mata pelajaran tertentu, persiapan ujian, atau belajar bahasa)
    • Jasa konsultasi berdasarkan jurusan
    • Online course

 

5. Rajin perbaharui informasi terkait sekolah dan pendidikan

Bukan rahasia lagi kalau materi yang bersumber online bisa kadaluarsa, karena link bisa berubah dan website bisa lenyap dari jagad internet. Cek semua materi yang Anda ambil dari sumber online secara berkala. Pastikan semua link masih bekerja dan bisa diakses dengan baik. 

Apabila Anda juga berkomitmen menyediakan info-info terkini tentang pendidikan, Anda juga harus rajin meng-update kontennya. Agar saat ada orang tua murid atau siswa yang mengunjungi website Anda, semua informasi yang ditampilkan adalah yang terbaru, bukan yang relevan beberapa tahun lalu.

Website yang baik juga bisa membangun rasa percaya antara guru dan orang tua murid. Orang tua selalu ingin tahu perkembangan yang terjadi pada pendidikan anak-anaknya. Maka, alih-alih harus bertemu langsung, Anda bisa mengarahkan orang tua untuk mengecek website Anda. Anda bisa memanfaatkan website untuk menyebarkan informasi terkait jadwal kelas, tanggal-tanggal ujian penting, dan informasi try out.

Selain sebagai panduan praktis, langkah-langkah di atas juga menunjukkan beberapa kemungkinan yang bisa diambil untuk menentukan arah website yang Anda buat. Bahkan, jika mau, Anda bisa menggunakan domain utama dan subdomain untuk membedakan berdasarkan fungsinya. Dengan berlangganan domain hosting Rumahweb di paket apa saja, Anda bisa membuat subdomain secara gratis.

Setelah website sudah berjalan, merawat keberlangsungan hidupnya adalah pekerjaan yang tak kalah menantang juga. Namun, jika ditelateni, website punya potensi memajukan karir Anda sebagai pengajar, meningkatkan pendidikan anak didik, membangun hubungan guru-orang tua yang lebih erat, dan bukan tak mungkin jadi sumber penghasilan tambahan bagi Anda.

Demikian artikel mengenai pembuatan website untuk guru, semoga bermanfaat.

Berikan Komentar

Luthfi Hanif