Rumahweb Blog
banner blog - Apa itu SEO (Search Engine Optimization)

Apa itu SEO (Search Engine Optimization)?

SEO adalah singkatan dari Search Engine Optimization, yang merupakan upaya untuk mengoptimalisasi website agar mendapatkan peringkat terbaik pada mesin pencarian. Di artikel ini, kami akan membahas tentang apa itu SEO, cara kerja hingga penerapannya pada website.

Apa itu SEO?

Jika Anda adalah orang yang baru terjun dalam dunia pengelolaan website, maka cepat atau lambat Anda pasti akan berurusan dengan SEO. Lalu, apa itu SEO? Search Engine Optimization atau disingkat SEO adalah serangkaian upaya untuk mengoptimalkan website. Optimasi ini dilakukan agar search engine atau mesin telusur bisa menentukan apakah suatu website layak ditampilkan di posisi teratas hasil pencarian atau tidak.

Karena internet adalah tempat yang sangat dinamis, maka SEO bukanlah perkara yang hanya dikerjakan sekali. SEO merupakan proses berkelanjutan yang menuntut ketelatenan. Maka, sebelum menjalankan praktiknya, terlebih dahulu Anda harus memahami cara kerja mesin pencari dalam memberi peringkat terhadap website yang didasarkan pada beberapa poin penilaian.

Selain menjabarkan tentang pengertian SEO, artikel ini juga akan menerangkan tentang cara kerja SEO, serta hubungannya dengan kecepatan website.

Cara Kerja SEO

Seperti yang sudah disinggung di awal, fungsi adanya SEO adalah mengoptimasi website sehingga user bisa menemukan website Anda dengan menggunakan kata kunci tertentu.

Meskipun saat Anda mengetikkan keyword tertentu di Google dan hasil pencariannya bisa muncul saat itu juga, proses yang terjadi di dalam mesin pencari tidak sesederhana yang dibayangkan. Bahkan, mesin pencari sudah bekerja sebelum Anda mengetikkan apa pun di kolom pencarian dan menekan tombol Enter.

Ada tiga proses yang dilakukan oleh mesin pencari untuk setiap pencarian yang dilakukan:

  • Crawling, merupakan proses di tahap awal, di mana mesin pencari akan mengumpulkan informasi dari keseluruhan website – dari satu halaman ke halaman lain, dari satu link ke link lainnya
  • Indexing, merupakan proses setelah informasi sudah terkumpul, di mana web crawler akan menyimpannya di entry list: index
  • Ranking, hasil peringkat akan ditampilkan secara urut, berdasarkan pada pencarian yang dinilai paling relevan dan sesuai

Untuk menjamin kualitas hasil pencarian, mesin pencari menggunakan seperangkat aturan baku yang disebut dengan algoritma. Algoritma mesin pencari berfungsi untuk memastikan pengguna internet mendapatkan informasi yang relevan dari sumber terpercaya.

Selain itu, ada juga dengan apa yang disebut sebagai page authority. Page authority adalah sistem scoring dari 1 sampai 100 yang dikembangkan oleh Moz, untuk memprediksi peringkat suatu website di mesin pencarian. Sistem ini akan membantu Anda dalam memahami kualifikasi apa saja yang digunakan mesin pencarian untuk menentukan hasil pencarian terbaik.

Anda bisa menggunakan link explorer untuk mengecek page authority. Masukkan URL yang hendak dicek untuk memperoleh hasil analisis. Informasi yang didapat dari analisis link tersebut akan sangat berguna bagi Anda untuk meningkatkan kualitas website.

Penerapan SEO

Salah satu alasan kenapa SEO butuh keberlanjutan dan ketelatenan Anda, adalah karena mesin pencarian selalu memperbarui algoritmanya untuk memberikan hasil pencarian yang terbaik. Selalu ikuti perkembangan dan gunakan pendekatan terbaru, agar optimasi SEO yang Anda lakukan bisa bekerja semaksimal mungkin.

Ada dua jenis SEO yang bisa Anda lakukan, yaitu on page SEO dan off page SEO.

On Page SEO

Sesuai dengan namanya, SEO jenis ini merupakan optimasi website yang dilakukan dari dalam, berupa penyesuaian dan pengaturan berbagai elemen yang ada di website. Beberapa upaya yang termasuk on page SEO antara lain:

  • URL yang terformat dengan baik
  • Tidak adanya keyword stuffing, atau usaha untuk memanipulasi peringkat website di mesin pencarian
  • Alt text gambar
  • Memakai heading yang tepat (H1,H2, dan lain-lain)

Berikut ini adalah beberapa hal yang harus diperhatikan dalam on page SEO.

1. Keyword Research

Keyword atau kata kunci adalah kata spesifik yang diketikkan oleh user di mesin pencarian ketika hendak mencari konten atau informasi tertentu. Pilihlah kata kunci yang tepat untuk mendatangkan traffic organik dari konten yang Anda buat untuk website Anda.

Untuk mengetahui kata kunci apa saja yang sering digunakan oleh user saat mengakses website, Anda perlu melakukan keyword research. Setelah itu, pastikan kata kunci yang ditargetkan ada di judul, heading, dan isi konten Anda.

2. Tinjauan Teknis

Sebagai pengelola website, Anda bisa meringankan kerja mesin pencarian dalam melakukan proses crawling, dengan melakukan beberapa hal ini:

  • Mengelola sitemap
  • Mengganti link-link yang rusak (broken link)
  • Menghindari kesalahan redirect
  • Memperbaiki URL yang error

3. Optimasi

Secara umum, ada tiga hal utama yang wajib website Anda miliki agar bisa teroptimasi dengan baik:

  • Struktur yang baik, sehingga bisa mempermudah mesin pencarian untuk mengidentifikasi halaman-halaman mana saja yang penting di website Anda
  • Navigasi yang mudah, sehingga bisa membuat pengunjung betah berlama-lama di website Anda
  • Konten yang relevan, sehingga berpotensi lebih besar mendatangkan lebih banyak traffic yang berkualitas.

4. User Experience

Sebagai pemilik website, Anda tentu ingin setiap orang yang mengunjungi website Anda merasa puas. Kepuasan pengunjung saat mengakses website Anda ini lah yang kaitannya paling erat dengan user experience.

Menciptakan user experience yang positif, artinya Anda tahu apa yang dibutuhkan dan diinginkan pengunjung, dan memberikan jawabannya di website Anda. Jika website Anda adalah toko online, tawarkanlah produk yang relevan atau sesuai dengan kebutuhan pengunjung. Buat kategori untuk mempermudah proses pencarian produk. Tambahkan pula informasi terperinci di setiap produk yang dipajang pada website, termasuk gambar-gambar yang relevan.

Apabila Anda adalah blogger, menyusun konten berdasarkan kategori akan memberikan kemudahan navigasi bagi para pengunjung situs. Jangan lupa untuk mengatur layout atau tata letak. Tampilan website yang menarik akan mendatangkan pengunjung baru dan membuat mereka bertahan lebih lama.

Dan di atas semuanya, jangan lupa untuk memastikan website Anda memiliki kecepatan loading yang baik. Apapun jenis website yang Anda kelola, berikanlah kemudahan bagi user dalam menjelajahi website Anda dengan kecepatan loading yang maksimal.

Baca juga: On Page SEO - Pengertian dan Cara Penerapannya

Off Page SEO

Meskipun bisa dibilang sifatnya tidak terlalu teknis bila dibandingkan dengan on page SEO, bukan berarti off page SEO tidak kalah penting. Pada dasarnya, off page SEO adalah serangkaian upaya untuk mempromosikan website, agar orang-orang tahu kalau website Anda layak dikunjungi.

Berikut ini, adalah beberapa cara untuk melakukan off page SEO:

1. Content Marketing

Karena tingkat efektivitasnya yang tinggi, belakangan ini content marketing makin sering diandalkan untuk menaikkan peringkat website di mesin pencarian. Beberapa hal yang bisa diraih dengan menerapkan strategi content marketing yang baik dan terstruktur, antara lain:

  • Mendatangkan visitor baru
  • Memengaruhi visitor untuk membeli produk atau jasa yang ditawarkan
  • Membangun reputasi bisnis yang baik

2. Public Relation

Kegiatan public relation (PR) dilakukan agar brand Anda makin dikenal oleh masyarakat. Umumnya, ada anggaran dana tersendiri yang harus disiapkan untuk melakukan praktik PR yang baik. Pentingnya PR atau kehumasan untuk bisnis Anda, antara lain:

  • Membangun brand awareness
  • Memastikan informasi tentang bisnis Anda yang tersebar di masyarakat benar
  • Meningkatkan community relationship
Baca Juga: Apa itu Backlink dan Bagaimana Cara Mendapatkannya?

Kaitan SEO dengan Kecepatan Website

Google telah menetapkan bahwa kecepatan loading menjadi faktor penentu peringkat suatu website di mesin pencarian yang diakses melalui perangkat desktop. Pada tahun 2018, perusahaan ini mulai menerapkan aturan yang sama ke perangkat mobile.

Hal yang mendasari keputusan Google ini, pada dasarnya adalah untuk meningkatkan user experience secara umum di internet. Maka, seolah Google “memaksa” website untuk memiliki kecepatan loading yang tinggi, jika ingin mendapatkan peringkat yang tinggi di hasil pencarian. Apabila kecepatannya menurun, Google akan memberikan penalti, otomatis peringkat website di mesin pencarian pun akan semakin turun, dan traffic yang diperoleh juga semakin sedikit.

Hal ini bisa Anda buktikan sendiri dengan mencoba mencari kata kunci apapun di kolom pencarian browser. Website yang muncul di peringkat pertama pasti memiliki kecepatan loading yang lebih baik dibandingkan website yang berada di peringkat bawahnya. Coba gunakan tool seperti GTmetrix untuk mengecek berapa lama waktu yang dibutuhkan website untuk menampilkan halamannya secara sempurna.

Namun, jika dibahas lebih lanjut, mengilustrasikan kecepatan loading sebuah website tidak sesederhana itu. Performa website erat kaitannya juga dengan user behaviour dan SERP (Search Engine Result Page). Kecepatan website tidak melulu hanya tentang angka yang digunakan algoritma pencarian Google untuk mengkalkulasi peringkat halaman. Ada banyak hal yang memengaruhi SEO dari segi waktu loading.

Apabila sebuah website cenderung lambat, pengunjung akan memberikan respon negatif, akibatnya bounce rate menjadi tinggi. Google pun akan melakukan menganalisis aspek lain yang membuat suatu website memperoleh penalti, seperti konten yang tidak berkualitas dan desain dan navigasi yang justru memicu rasa ketidakpuasan user.

Demikian artikel dari Rumahweb tentang apa itu seo, semoga bermanfaat.

Berikan Komentar

Bermanfaatkah Artikel Ini?

Klik bintang 5 untuk rating!

Rating rata-rata 5 / 5. Vote count: 1

Belum ada vote hingga saat ini!

Kami mohon maaf artikel ini kurang berguna untuk Anda!

Mari kita perbaiki artikel ini!

Beri tahu kami bagaimana kami dapat meningkatkan artikel ini?

Catra Wardhana