Rumahweb Blog
Banner artikel - Apa itu Pitching adalah

Apa itu Pitching? Pengertian, Tips, hingga Cara Ukurnya

Ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk mengenalkan bisnis Anda ke konsumen maupun klien baru, salah satunya dengan melakukan pitching. Pitching adalah kegiatan memperkenalkan produk Anda kepada investor, konsumen, atau partner bisnis Anda.

Pitching adalah strategi yang tepat untuk melakukan promosi sekaligus berjualan di saat yang bersamaan. Lalu, bagaimana cara membuat pitching yang baik dan efektif? Yuk, simak penjelasan dari Rumahweb berikut ini!

Apa itu Pitching

Pitching adalah presentasi singkat untuk menyampaikan informasi guna meyakinkan pihak lain. Proses pitching marak dilakukan dalam bidang bisnis, terutama bagi perusahaan yang sedang merintis dan menjaring klien atau partner bisnis baru. 

Tujuan utama dari pitching adalah untuk memperkenalkan serta memberikan informasi mengenai perusahaan, model bisnis, strategi promosi, dan sebagainya pada pihak ketiga. Proses pitching inilah yang nantinya akan menentukan prospek bisnis Anda kedepannya.

Metode pitching yang paling sering digunakan oleh perusahaan saat ini adalah menggunakan slide presentasi dengan menerapkan konsep “singkat, padat, jelas, dan menarik” ke dalam pitching slide.

Ketika membuat slide presentasi untuk pitching, pastikan informasi yang Anda masukkan ke dalam presentasi mencakup beberapa variabel berikut:

  • Deskripsi perusahaan.
  • Gambaran produk yang Anda tawarkan.
  • Data tentang potensi pasar saat ini.
  • Analisis produk.
  • Strategi pemasaran/promosi.

Kesalahan dalam Pitching Bisnis

Ada beberapa hal yang harus Anda hindari dalam melakukan pitching bisnis. Berikut kesalahan dalam melakukan pitching:

1. Terlalu Banyak Informas

Kesalahan pertama yang sering dilakukan saat pitching adalah memasukkan terlalu banyak informasi ke dalam presentasi.

Dalam proses pitching, sebaiknya Anda hanya memasukkan poin-poin penting yang menjadi kelebihan atau kekuatan dalam perusahaan, sehingga pitching menjadi lebih efektif dan proporsional.

2. Kurangnya Riset

Untuk membuat presentasi yang kuat, diperlukan data riset yang jelas dan mendalam. Oleh karena itu, hal lain yang harus Anda perhatikan dalam membuat pitching adalah mencari berbagai data riset dari sumber yang kredibel untuk memperkuat setiap argumen Anda saat melakukan presentasi. 

3. Terlalu Lama saat Presentasi

Terlalu lama saat melakukan pitching adalah sebuah kesalahan yang cukup fatal, terlebih jika informasi yang disampaikan bukanlah hal yang bisa meyakinkan calon klien Anda. Waktu ideal yang bisa Anda gunakan saat pitching adalah 10-15 menit, menyesuaikan dengan poin-poin informasi yang disampaikan. 

Tips Melakukan Pitching

Berikut beberapa tips pitching yang dapat Anda lakukan.

1. Buka dengan Gaya yang Menarik

Saat memulai pitching pada klien, Anda bisa membukanya dengan menyampaikan masalah yang dialami klien atau target audiens saat ini. Hal ini akan membuat proses pitching lebih tepat sasaran, sekaligus membuat klien merasa “dekat” atau “relevan” dengan informasi yang akan disampaikan berikutnya.

2. Sampaikan Unique Value Proposition (UVP) Bisnis Anda

Hal penting dan tak boleh dilewatkan saat melakukan pitching adalah menyampaikan UVP (Unique Value Proposition) produk atau bisnis Anda Anda dan apa yang membedakannya dengan kompetitor yang sudah ada di pasaran. Poin ini menjadi salah satu kunci keberhasilan dalam proses pitching Anda.

3. Jaga Durasi Agar Tepat Waktu

Jangan lupa untuk menjaga durasi waktu selama proses pitching. Pastikan setiap informasi yang disampaikan selalu jelas, padat, dan singkat, sehingga klien tidak merasa waktu yang mereka berikan terbuang percuma.

Waktu pitching adalah elemen yang sangat penting. Untuk mempermudah mengatur waktu, Anda bisa melakukan latihan secara rutin, agar bisa sesuai dengan target waktu yang ditentukan.

4. Sampaikan Informasi Produk dengan Jelas

Agar presentasi semakin meyakinkan, masukkan informasi yang jelas dan menjadi bukti nyata akan produk yang ditawarkan. Anda juga bisa memasukkan review, testimoni, atau bahkan demo dalam proses presentasi.

Tawarkan solusi dan keunggulan produk Anda pada klien, sehingga mereka lebih percaya dan sepakat untuk bekerja sama.

Ukuran Keberhasilan Pitching

Lalu, apa saja yang menjadi tolok ukur keberhasilan Anda setelah melakukan pitching? Berikut ini penjelasannya:

1. Jumlah Penjualan

Faktor pertama untuk menentukan keberhasilan pitching adalah dengan naiknya jumlah penjualan atau sales dalam periode tertentu. Hal ini menandakan jika proses pengenalan produk Anda telah berhasil dan meyakinkan klien/konsumen untuk mempercayai manfaat produk Anda.

Jangan lupa untuk membuat report hasil penjualan yang ada sehingga bisa dijadikan dasar pengembangan strategi selanjutnya.

2. Brand Awareness Produk

Saat produk Anda berhasil dikenal oleh lebih banyak orang, tentu hal ini menjadi pertanda jika proses pitching yang dilakukan telah berhasil. Perlu diingat apabila dasar dalam melakukan pitching adalah untuk mengenalkan produk kepada calon klien atau konsumen baru.

Informasi lebih lengkap tentang brand awareness dapat anda baca melalui artikel Apa itu Brand Awareness dan Cara Meningkatkannya.

3. Client Acquisition Cost

Client Acquisition Cost (CAC) biasanya digunakan untuk menghitung seberapa efektif strategi yang sudah Anda lakukan. Dalam hal ini, Anda bisa menghitung biaya yang sudah dikeluarkan dengan jumlah konsumen yang datang membeli produk Anda.

Kesimpulan

Sekian penjelasan mengenai pitching dari Rumahweb Indonesia. Pitching adalah kegiatan yang wajib dilakukan terutama saat Anda ingin dikenal lebih banyak klien dan menjangkau lebih luas calon pembeli baru.

Selalu ingat bahwa tidak semua pitching akan berjalan mulus, ada kalanya Anda bisa mengalami kegagalan dalam meyakinkan klien. Kuncinya adalah terus berusaha dan belajar dari kesalahan sebelumnya, ya!

Bermanfaatkah Artikel Ini?

Klik bintang 5 untuk rating!

Rating rata-rata 0 / 5. Vote count: 0

Belum ada vote hingga saat ini!

Kami mohon maaf artikel ini kurang berguna untuk Anda!

Mari kita perbaiki artikel ini!

Beri tahu kami bagaimana kami dapat meningkatkan artikel ini?

SSL Murah

Darin Rania

A mother who dedicate her time to write & create creative contents