Rumahweb Blog
Apa Itu Merchandise adalah

Apa Itu Merchandise dan Contohnya untuk Promosi

Saat menghadiri atau mengadakan suatu acara, merchandise adalah salah satu hal yang hampir selalu disediakan. Bukan tanpa alasan, merchandise tersebut ternyata dapat membantu perusahaan dalam melakukan promosi maupun branding.

Lalu, apa itu merchandise, fungsi, dan contohnya? Pada artikel kali ini Rumahweb akan menguraikannya untuk Anda. Yuk, disimak!

Apa Itu Merchandise

Seperti yang telah disinggung sebelumnya, merchandise adalah salah satu media yang biasa digunakan oleh suatu perusahaan untuk menunjukan aktivitas branding maupun promosi.

Merchandise biasanya dibagikan kepada konsumen saat perusahaan mengadakan kegiatan tertentu, seperti workshop, launching produk, hingga kuis atau giveaway di media sosial atau website mereka. 

Merchandise bisa berbentuk barang apa saja. Namun satu hal yang pasti ada dan menjadi ciri khas dari merchandise adalah adanya nama dan logo perusahaan. Dengan cara ini, merchandise diharapkan dapat meningkatkan brand awareness dan konsumen akan selalu mengingat perusahaan.

Tidak hanya itu saja, masih ada banyak fungsi lain dari merchandise yang perlu Anda ketahui. Apa saja itu?

Fungsi Merchandise

Dalam dunia marketing, merchandise adalah salah satu media yang cukup efektif untuk mengenalkan atau membentuk brand image sebuah perusahaan. Merchandise menjadi penunjang dalam mempromosikan brand maupun produk yang dipasarkan oleh perusahaan.

Oleh karena itu, tidak mengherankan jika perusahaan rela mengeluarkan dana besar untuk membuat merchandise dan membagikannya pada konsumen maupun calon konsumen.

Beberapa fungsi yang perlu Anda ketahui dari merchandise adalah sebagai berikut:

1. Media Branding Perusahaan

Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, fungsi utama dari merchandise adalah sebagai media branding perusahaan. Melalui merchandise, brand akan dapat semakin dikenal masyarakat luas, terutama bagi lingkungan sekitar penerima merchandise.

Setelah menerima merchandise, akan muncul rasa penasaran terhadap brand atau perusahaan tersebut, tersebut sehingga brand awareness otomatis semakin meningkat.

Rasa penasaran ini tidak hanya dirasakan oleh penerima merchandise saja, bisa jadi orang-orang di sekitar penerima juga menjadi penasaran atau tertarik dengan brand tersebut.

2. Memperkenalkan Produk yang Dijual 

Fungsi selanjutnya dari merchandise adalah memperkenalkan produk, merek, hingga misi perusahaan. Misalnya, perusahaan yang menawarkan jasa pembuatan website.

Selain logo dan brand perusahaan, biasanya juga dicantumkan slogan yang menjelaskan secara singkat apa produk yang dijual. 

3. Menarik Minat Calon Konsumen Mengunjungi Stand Perusahaan di Sebuah Acara

Jika perusahaan mengikuti sebuah bazaar, maka merchandise juga mampu menarik minat calon konsumen untuk mengunjungi stand tersebut dan mengenal produk yang dijual oleh perusahaan.

Merchandise di momen seperti ini biasanya dibagikan secara gratis. Calon konsumen hanya perlu mengisi data atau mengikuti games yang disediakan sebagai bagian dari promosi.

4. Menarik Perhatian Calon Konsumen untuk Membeli Produk dan Meningkatkan Penjualan

Tak dapat dipungkiri kalau kehadiran merchandise nyatanya mampu meningkatkan pembelian produk. Konsumen akan cenderung membeli produk jika iming-iming merchandise.

Sebagai contoh, sebuah perusahaan memberikan penawaran khusus yakni dengan membeli 5 produk, maka konsumen berhak mendapatkan merchandise menarik yang tentunya tersedia secara terbatas.

5. Sebagai Wujud Apresiasi atau Tanda Terima Kasih kepada Konsumen

Jika sebuah perusahaan sudah “memiliki nama” atau terkenal, maka merchandise dapat dijadikan sebagai wujud apresiasi mereka terhadap konsumen, terutama konsumen loyal.

Merchandise adalah tanda terima kasih mereka atas kesetiaan konsumen dalam membeli produk atau jasa perusahaan. Misalnya nasabah sebuah bank yang telah menabung dalam kurun waktu tertentu atau nominal tertentu berhak mendapatkan merchandise menarik dari bank tersebut.

Contoh Merchandise untuk Promosi

Setelah mengenal fungsi merchandise, apakah anda tertarik untuk mencoba strategi promosi satu ini? Merchandise bisa menjadi media promosi bagi semua jenis perusahaan, termasuk usaha kecil dan menengah.

Lantas, apa contoh merchandise yang bisa Anda tawarkan untuk menarik perhatian konsumen?

Ada banyak contoh merchandise yang bisa dipilih untuk dijadikan media promosi. Hal yang penting diperhatikan adalah sesuaikan dengan budget promosi dan manfaatnya. Semakin berfungsi atau semakin sering merchandise tersebut digunakan oleh konsumen, tentu brand awareness-nya akan semakin meningkat.

Beberapa barang yang bisa Anda jadikan merchandise adalah sebagai berikut:

1. Jaket atau Kaos

Salah satu contoh merchandise adalah kaos

Salah satu barang paling populer untuk dijadikan merchandise adalah jaket atau kaos. Selain karena sering digunakan, Anda juga bisa dengan mudah menaruh banyak elemen, mulai dari brand, logo, hingga slogan perusahaan.

2. Tote Bag atau Tas Belanja

Salah satu contoh merchandise adalah  tote bag

Saat ini, penggunaan tas ramah lingkungan semakin gencar dilakukan. Wajar saja, tas pengganti plastik ini juga mulai diminati sebagai merchandise.

Selain itu, tote bag juga bisa jadi pilihan Anda jika ingin membuat merchandise yang berguna bagi konsumen untuk dibawa ke mana-mana.

3. Buku dan Alat tulis

Salah satu contoh merchandise adalah buku

Contoh barang lain yang cocok dijadikan merchandise adalah buku dan alat tulis. Kedua barang ini mungkin menjadi merchandise yang paling umum ditemui. Selain biaya yang lebih murah, Anda juga bisa menyediakan merchandise ini dalam jumlah yang banyak.

4. Kipas Tangan

Salah satu contoh merchandise adalah kipas angin

Kipas tangan juga tak kalah menarik untuk Anda jadikan merchandise. Bentuknya yang simpel dan mudah dibawa ke mana-mana, serta sering digunakan di tempat umum , tentu dapat dengan mudah menarik perhatian.

5. Jam Dinding

Jam Dinding

Jam dinding juga bisa menjadi pilihan barang merchandise. Namun karena harganya yang cukup mahal, merchandise ini biasanya diperuntukkan bagi konsumen loyal, seperti nasabah bank, toko emas, dan sejenisnya.

6. Payung

Payung

Sama seperti jam dinding, payung juga menjadi merchandise yang sering diperuntukkan sebagai wujud apresiasi terhadap konsumen loyal maupun hadiah kuis atau giveaway yang diadakan perusahaan.

7. Gantungan Kunci

Gantungan Kunci

Contoh lain barang merchandise adalah gantungan kunci. Barang ini juga menjadi salah satu merchandise yang paling umum ditemui. Tak hanya biayanya yang lebih murah, benda kecil ini juga sangat berguna bagi konsumen.

8. Flashdisk

Flashdisk

Pernah mendapatkan merchandise satu ini? Flashdisk juga menjadi salah satu produk merchandise andalan yang menarik bagi konsumen. Meskipun harganya sedikit mahal, tetapi jika ini adalah wujud apresiasi terhadap konsumen, kenapa tidak?

9. Gelas atau Botol Minum

Gelas atau Botol Minum

Merchandise yang tak kalah menarik, bahkan bisa menaikkan penjualan adalah alat minum. Mulai dari gelas, mug, botol minum, dan masih banyak lagi. Bahkan tak sedikit konsumen yang rela membeli produk dalam jumlah tertentu demi mendapatkan merchandise ini. 

Itulah penjelasan mengenai merchandise dan contohnya. Demi melancarkan promosi bisnis, merchandise adalah strategi marketing yang patut dicoba. Anda bisa menyesuaikan jenis barang yang sesuai dengan brand dan budget Anda. Semoga sukses!

Bermanfaatkah Artikel Ini?

Klik bintang 5 untuk rating!

Rating rata-rata 0 / 5. Vote count: 0

Belum ada vote hingga saat ini!

Kami mohon maaf artikel ini kurang berguna untuk Anda!

Mari kita perbaiki artikel ini!

Beri tahu kami bagaimana kami dapat meningkatkan artikel ini?

Hosting Murah

Hairum Fellayati

Scrolling, Writing and Editing