Rumahweb Blog

Mengapa Anda harus menghindari Blackhat SEO

Search Engine Optimization –atau disingkat SEO– adalah salah satu kekuatan penggerak lalu lintas di website yang dapat membantu suatu website berkembang. Di artikel kali ini, Rumahweb akan membahas tentang praktek buruk SEO, atau yang sering disebut dengan ‘Black Hat SEO‘. Kita akan kupas bagaimana praktek umumnya dan cara untuk menghindarinya.

Pada prakteknya, Black Hat SEO mengikuti teknik-teknik yang tidak disetujui oleh mesin pencari. Salah satu alasan utama pemilik website beralih ke black hat SEO adalah agar website mereka menempati peringkat lebih tinggi di hasil mesin pencarian. Namun biasanya, alih-alih menaikkan peringkatnya, pemilik website justru menerima penalti dari mesin pencari.

Mari kita lihat 5 teknik yang termasuk dalam Black Hat SEO, yang dapat mempengaruhi website Anda jika Anda menggunakannya:

 

1. Keywords Stuffing

Keyword Stuffing maksudnya menambahkan banyak sekali keywords ke dalam artikel, postingan blog atau teks di website Anda.

Contoh penggunaan keywords stuffing, misalkan kata kunci yang Anda gunakan adalah ‘WordPress web hosting’. Kemudian keyword itu tertulis dalam paragraf, misalnya: “WordPress web hosting adalah web hosting terbaik untuk website WordPress Anda. Dengan WordPress web hosting, website WordPress Anda akan berkinerja baik. Selain itu, uptime 99,9% dijamin dengan wordpress web hosting. WordPress web hosting adalah hosting terbaik.

Penggunaan keywords yang berulang ini dapat membuat pembaca bosan dan bingung karena mengaburkan inti informasi yang tertulis dalam teks.

 

2. Tautan Berbayar

Cara yang tidak etis seperti membeli tautan atau tautan berbayar bisa menyebabkan pinalti dari mesin pencari.

Google misalnya, memiliki aturan ketat tentang hal ini dan telah melarang praktik macam ini. Sesuai pedoman skema tautan mereka, “Semua tautan yang dimaksudkan untuk memanipulasi PageRank atau peringkat website di hasil penelusuran Google dapat dianggap sebagai bagian dari skema tautan dan pelanggaran Google Webmaster Guidelines.”

 

3. Komentar Spam di Blog

Komentar spam di blog adalah komentar yang berisi backlink ke website yang membuat komentar atau halaman produk. Sebagian besar komentar spam tidak ada hubungannya dengan artikel dan hanya mencoba mendapatkan backlink.

Praktek ini kini telah banyak berkurang seiring pembaruan algoritma Google yang terus memerangi segala bentuk Black Hat SEO. Dan sebagai komentator blog, sebaiknya Anda berlaku bijak dengan tidak menyertakan tautan di komentar dan selalu mengikuti praktek-praktek yang etis.

 

4. Menyalahgunakan Structured Data

Structured Data adalah jenis data yang membuat konten Anda mudah dicari di mesin telusur. Structured data juga dikenal sebagai rich snippet. Structured data memberikan kredibilitas ke website Anda, sehingga membantu Anda mendapatkan keunggulan  di atas pesaing Anda.

Namun, ada kalanya website menggunakan cara yang tidak baik untuk mendapatkan popularitas dengan memodifikasi konten di dalam structured data secara sedemikian rupa sehingga lolos dan dianggap otentik.

Jika Anda tidak tahu cara menambahkan structured data, sebaiknya ikuti panduan yang disediakan oleh Google agar konten Anda memenuhi syarat untuk dimasukkan dalam hasil pencarian Google.

 

5. Misleading Redirect

Misleading redirect secara sederhana artinya ketika seseorang mengklik pada tautan, mereka akan dibawa ke URL yang berbeda, bukan yang ingin mereka kunjungi. Biasanya, pengalihan digunakan ketika pengguna telah mengubah URL mereka atau telah membeli nama domain baru.

Praktek ini sangat merugikan, karena mereka sengaja mengarahkan pembaca ke satu halaman dan crawler mesin pencari ke halaman lain. Misleading direction hanya memiliki satu tujuan yaitu meningkatkan peringkat mesin telusur mereka.

 

Mengapa Harus Menghindari Black Hat SEO?

Seperti yang telah kami tulis di atas, alasan terpenting menghindari Black Hat SEO adalah karena praktek tersebut merupakan praktek yang dilarang. Selain itu Black Hat SEO dapat menyebabkan komplikasi bagi website Anda karena melanggar beberapa pedoman mesin pencari sehingga berakibat diberi pinalti. Jika halaman web Anda sudah mendapatkan pinalti, akan sulit memulihkan peringkat website Anda di mesin telusur, dan lebih parahnya lagi lalu-lintas ke dalam website Anda pun akan berkurang drastis.

Jika Anda mempunyai website e-commerce, taktik Black Hat SEO dapat menciptakan masalah kepercayaan dari pelanggan Anda setelah mesin pencari menghukum Anda. Oleh karena itu, lebih baik cari jalan aman daripada menyesal.

Mengikuti praktik White Hat SEO mungkin lebih membutuhkan waktu, usaha dan kesabaran yag sangat besar. Namun semua usaha itu benar-benar sepadan dengan kredibilitas website Anda yang akan terjaga. Demikian artikel Rumahweb tentang Black Hat SEO Dan Alasan Mengapa Anda Harus Menghindarinya , semoga setelah membaca artikel ini menambah pemahaman Anda tentang cara yang baik dan aman untuk optimalisasi SEO website.

Berikan Komentar

RumahWeb