Rumahweb Blog
banner blog - Apa itu Marketplace Pengertian, Contoh, dan Cara Kerjanya

Apa itu Marketplace? Pengertian, Contoh, dan Cara Kerjanya

Beberapa tahun ini, transaksi jual beli online,atau yang biasa disebut e-commerce, sedang marak dilakukan. Keberadaan e-commerce semakin dipengaruhi adanya marketplace. Marketplace adalah platform untuk penjual dan pembeli melakukan transaksi jual beli.

Saat ini, marketplace menjadi barang wajib bagi siapapun yang ingin melakukan transaksi jual beli online. Dari sekian banyak platform marketplace yang ada, Anda harus bisa memahami apa sebenarnya marketplace itu, contohnya, serta cara kerja marketplace.

Pengertian Marketplace

Marketplace adalah platform yang menjadi perantara antara penjual dan pembeli dalam melakukan transaksi jual beli secara online. Marketplace sendiri biasanya memiliki berbagai fitur lain untuk mempermudah transaksi jual beli ini.

Beberapa fitur yang biasanya disediakan seperti adanya berbagai pilihan dalam metode pembayaran, pilihan jasa ekspedisi, bahkan memudahkan penjual untuk membuat katalog untuk barang dagangan mereka.

Contoh Marketplace

Di Indonesia sendiri, terdapat cukup banyak pilihan marketplace. Berikut kami rangkum lima contoh marketplace paling populer di Indonesia:

1. Tokopedia

Contoh pertama marketplace adalah Tokopedia, yang didirikan oleh William Tanuwijaya pada tahun 2009 lalu. Tokopedia menjadi salah satu marketplace dari Indonesia yang sudah masuk ke dalam kategori startup unicorn karena memiliki nilai valuasi lebih dari $1 miliar.

2. Shopee

Contoh selanjutnya dari marketplace adalah Shopee, yang berasal dari Singapura dan telah 4 tahun masuk ke Indonesia.

Shopee sendiri memiliki pasar yang sangat besar di Indonesia. Menariknya, pengguna terbanyak Shopee ternyata didominasi oleh kaum perempuan.

Baca juga artikel : Cara Jualan di Shopee untuk Pemula

3. Lazada

Lazada juga menjadi marketplace asal dari Singapura yang berhasil memiliki pasar cukup besar di Indonesia. 

4. Bukalapak

Sama seperti Tokopedia, Bukalapak ternyata menjadi marketplace yang sudah masuk ke dalam kategori startup unicorn Indonesia.

Marketplace ini adalah salah satu karya dari Ahmad Zaky yang sudah ia dirikan dari 2010 dan kini berhasil menempati kategori sebagai marketplace terbaik yang ada di Indonesia.

5. Blibli

Contoh terakhir marketplace adalah Blibli, yang merupakan bagian dari anak perusahaan Djarum Group. Blibli saat ini menjadi marketplace urutan kelima pada jumlah pengguna terbesar dari deretan marketplace besar sebelumnya.

Jenis-Jenis Marketplace

Setelah mengetahui berbagai contoh marketplace, hal selanjutnya yang harus Anda ketahui adalah jenis-jenis marketplace yang ada saat ini. Berikut penjelasan singkat mengenai jenis marketplace:

1. C2C Marketplace

C2C (Consumer to Consumer) Marketplace adalah model bisnis dimana sesama konsumen atau pelanggan bisa saling menjual produk mereka masing-masing.

Hal ini sudah diterapkan oleh beberapa marketplace seperti Tokopedia dan Shopee dengan menyediakan pilihan tempat untuk pembeli dan penjual dalam satu akun yang sama.

2. B2C Marketplace

B2C (Business to Consumer) Marketplace adalah model bisnis yang memasarkan produk langsung ke konsumen dari brand aslinya. Biasanya model bisnis ini dapat ditemukan pada beberapa marketplace yang memiliki label Official Store pada toko mereka.

Contoh dari B2C marketplace ini adalah Zalora, yang bekerja sama dengan puluhan brand fashion agar memasarkan produk mereka melalui marketplace Zalora.

3. B2B Marketplace

B2B (Business to Business) Marketplace adalah model bisnis yang menyediakan produk dari satu bisnis ke bisnis yang lainnya. Contoh B2B marketplace yang ada di Indonesia adalah ralali.com, Indonetwork, dan Mbiz.

Perkembangan Marketplace

Di Indonesia, perkembangan e-commerce dan marketplace terus menunjukkan peningkatan sejak tahun 2015. Puncaknya pada tahun 2019-2020, banyak marketplace yang berhasil memiliki nilai valuasi lebih dari $1 miliar dan membuat banyaknya startup unicorn Indonesia bermunculan.

Selain itu, marketplace adalah tempat berjualan yang menguntungkan bagi penjual, karena semakin banyak pengguna sebuah marketplace, maka traffic yang dimiliki akan semakin tinggi dan potensi konsumen yang akan membeli produk juga semakin banyak.

Cara Kerja Marketplace

Selanjutnya, kita akan mencari tahu bagaimana cara kerja sebuah marketplace yang sering kita gunakan. Cara kerja marketplace adalah sebagai berikut ini:

  1. Pembeli memilih barang yang ada di marketplace.
  2. Pembeli kemudian memilih jasa ekspedisi yang akan digunakan untuk mengirim barang. Biasanya setiap marketplace akan bekerja sama dengan berbagai jasa ekspedisi, sehingga pembeli akan memiliki banyak pilihan sesuai budget dan kebutuhan mereka.
  3. Setelah itu, pembeli dapat langsung melakukan pembayaran dengan memilih metode pembayaran yang disediakan.
  4. Jika barang sudah diterima, maka pihak marketplace akan mengirimkan uang pembayaran secara otomatis ke rekening penjual.
Baca juga : 10 Cara Jualan Online Tanpa Modal yang Efektif di Tahun 2021

Cara Agar Lapak Marketplace Anda Dicari Banyak Orang

Cara untuk meramaikan lapak marketplace adalah dengan mempromosikan produk-produk yang Anda jual melalui berbagai platform media sosial yang saat ini sedang naik daun. Sebagai contoh, Anda dapat memanfaatkan TikTok, yang saat ini memiliki lebih dari 1 miliar pengguna aktif.

Selain itu, Anda juga harus menggunakan kata kunci yang sesuai dengan produk Anda, sehingga lapak marketplace yang Anda miliki akan didatangi lebih banyak calon pembeli.

Berikut tadi penjelasan lengkap mengenai marketplace yang Anda harus tahu dari Rumahweb. Setelah membaca penjelasan tadi, apakah Anda tertarik untuk masuk ke dalam model bisnis yang satu ini?

Bermanfaatkah Artikel Ini?

Klik bintang 5 untuk rating!

Rating rata-rata 1 / 5. Vote count: 1

Belum ada vote hingga saat ini!

Kami mohon maaf artikel ini kurang berguna untuk Anda!

Mari kita perbaiki artikel ini!

Beri tahu kami bagaimana kami dapat meningkatkan artikel ini?

Hosting Murah

Darin Rania

A mother who dedicate her time to write & create creative contents