Rumahweb Blog
banner - Apa itu Debian Adalah

Apa itu Debian? Pengertian, Jenis dan Perbedaan dengan Ubuntu

Ada berbagai jenis sistem operasi atau OS yang dapat digunakan, baik secara gratis maupun berbayar. Salah satunya adalah Debian OS yang sering digunakan untuk mengelola server. Dalam artikel ini, kami akan mengulas secara lengkap tentang apa itu Debian hingga cara instalasinya di VPS.

Sistem operasi adalah perangkat lunak yang menjadi sistem pengelolaan sumber daya perangkat keras, seperti PC server, PC home, laptop, maupun perangkat mobile. Dengan sistem operasi, Anda dapat menginstall beberapa aplikasi yang dibutuhkan.

Secara umum, sistem operasi bertindak sebagai perantara antara pengguna, perangkat keras komputer, dan program aplikasi.

Sistem operasi biasanya memiliki berbagai varian. Debian adalah salah satu contoh varian dari OS Linux. Debian adalah  sistem operasi yang banyak digunakan sebagai OS server. Ada pula yang menjadi OS ini sebagai dasar dari beberapa sistem operasi baru.

Pada artikel kali ini, Rumahweb Indonesia akan membahas mengenai apa itu OS Debian, mulai dari pengertian, fungsi, hingga cara instalasinya. Simak selengkapnya!

Apa itu Debian?

Debian adalah sistem operasi berbasis kernel Linux yang kini banyak digunakan untuk mengelola server. Nama Debian dipilih berdasarkan kisah Ian Murdock, si pencipta OS Debian, dengan mantan kekasihnya, Debra Lynn. Debian adalah gabungan nama panggilan dari keduanya, yakni Deb dan Ian. 

Pindah Hosting ke Rumahweb Gratis

Debian adalah salah satu OS yang populer digunakan karena kompatibel dengan beberapa aplikasi dan package, ringan, serta tidak membutuhkan resource yang tinggi untuk menjalankannya.

OS Debian memiliki banyak turunan Linux, seperti Ubuntu, MEPIS, Dreamlinux, Damn Small Linux, Xandros, Knoppix, BackTrack, Linspire, dan edisi Debian dari Linux Mint. Jadi jika Anda menggunakan OS Linux, besar kemungkinan OS tersebut adalah turunan dari Debian.

Sejarah Debian

Awalnya, Debian dirancang menggunakan distribusi SLS (Softlanding Linux System). Namun, Ian Murdock merasa tidak puas dengan hasilnya, kemudian membuat Debian (distribusi Linux) dari nol.

Pada 1996, Bruce Perens menggantikan Ian Murdock sebagai Pemimpin Proyek. Di tahun yang sama, developer Debian, Ean Schuessler, berinisiatif untuk membentuk Debian Social Contract dan Debian Free Software Guidelines, yang memberikan standar dasar komitmen untuk pengembangan Debian.

Schuessler juga membentuk organisasi “Software in Public Interest” untuk menaungi OS Debian secara legal. Debian resmi merilis versi stabil pertamanya pada 17 Juni 1996. Sejak saat itu, banyak produsen perangkat keras yang menaruh minat untuk mencoba OS ini.

BACA JUGA : VPS Windows vs Linux, Manakah yang Terbaik untuk Saya?

Fungsi Debian

Salah satu keunggulan utama Debian adalah OS ini dapat digunakan sebagai sistem operasi server. Hal ini karena Debian memiliki tingkat keberhasilan package yang tinggi. Hampir semua perangkat lunak dapat dijalankan pada OS ini. Debian juga dapat beroperasi sebagai sistem desktop dengan sangat baik.

1. Server

Debian adalah sistem operasi yang dapat digunakan sebagai perangkat lunak server. Hal ini karena Debian memiliki tingkat kompatibilitas terhadap package pendukung yang sangat baik.

Sebagai sistem operasi open source, Debian sangat diminati karena dinilai sangat ringan dan up to date terhadap package pendukung dan keamanan. Proses instalasinya juga terbilang mudah dan cepat.

Saat ini Debian masih menjadi OS dengan cukup banyak pengguna, khususnya bagi pengguna yang ingin mengenal tentang distribusi Linux dengan baik.

2. Desktop

Selain digunakan untuk server, Debian juga cocok digunakan untuk perangkat desktop. Debian memiliki beberapa varian operasi, seperti command (LTS) dan GUI, layaknya sistem operasi Windows.

Debian banyak digunakan pada untuk perangkat di berbagai tingkat pendidikan, seperti SD-SMA. Bahkan, ada juga beberapa instansi yang menggunakan Debian karena dianggap lebih aman.

Hal ini karena Debian memiliki keterbatasan dalam mengeksekusi file .exe, meskipun menggunakan software tambahan seperti Wine.

Debian cocok digunakan pada instansi pendidikan kejuruan. Dengan Debian, siswa dapat belajar menjadi sistem admin hingga network engineer. Jadi, mereka tidak akan kesulitan jika telah memasuki dunia kerja yang sesungguhnya.

Versi Terbaru

Debian memiliki 3 versi rilis, mulai dari versi unstable, testing, dan stable.

Versi unstable pada Debian adalah versi development OS yang dilakukan oleh developer. Pada tahap ini, OS baru masih dalam tahap pembuatan dan pengembangan fitur dan fungsi. Jadi, tingkat kegagalannya masih sangat tinggi ketika digunakan untuk operasional.

Testing adalah versi uji coba OS terhadap package yang akan diterapkan di dalamnya. Beberapa package yang diuji coba antara lain  seperti package software, driver, dan lain-lain, sesuai keperluan OS ke depannya.

Pada versi testing, Debian masih dalam tahap pengujian kompatibilitas terhadap aplikasi dan driver antar perangkat keras, seperti adaptor WiFi, VGA dan lainnya. Pada versi ini, juga akan dilakukan testing penjadwalan update package.

Versi stable pada Debian adalah varian tingkat pengembangan yang disarankan untuk digunakan. Versi ini telah melewati tahap pengembangan dan testing secara komprehensif, untuk memastikan semua package dapat beroperasi dan berjalan dengan risiko bug yang sangat minimal. Pada versi ini, Debian dapat digunakan untuk server maupun desktop.

Hingga artikel ini terbit, Debian telah merilis versi ke-12 mereka dengan kode “Bookworm” pada 10 Desember 2023. Simak detail versi terbaru Debian pada halaman berikut: Debian releases

Cara Install Debian di VPS

Debian adalah salah satu OS yang dapat digunakan untuk mengelola VPS Murah dari Rumahweb Indonesia. Bagi pengguna baru VPS Murah Rumahweb, untuk menggunakan OS ini, Anda harus memilih data center dan sistem operasinya terlebih dulu.

Untuk Pengguna VPS Baru

  1. Akses halaman VPS Murah Rumahweb > pilih resource yang diinginkan. Debian dapat digunakan mulai dari paket XS yang sangat cocok bagi pemula > pilih opsi Data Center > pilih OS Debian
paket VPS debian - apa itu vps debian adalah
  1. Checkout dan lakukan pembayaran. Tunggu beberapa saat hingga pembayaran selesai diproses. Instalasi Debian akan berjalan otomatis setelah pembayaran terkonfirmasi dan layanan VPS aktif.
  2. Anda dapat mulai mengelola VPS KVM melalui panel Virtualizor Rumahweb, dengan panduan sebagai berikut: Cara Mengelola VPS KVM Melalui Panel Virtualizor

Untuk Pengguna VPS Lama (Rebuild)

Jika Anda telah memiliki layanan VPS Murah Rumahweb yang aktif dan ingin mencoba OS Debian, Anda cukup melakukan rebuild OS. Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, proses rebuild ini akan menghapus seluruh data yang ada, Jadi, pastikan Anda telah melakukan backup data terlebih dahulu.

Jadi, ada dua langkah yang harus dilakukan untuk menginstall Debian, yakni:

  1. Backup data VPS melalui virtualizor dengan panduan sebagai berikut: Cara Backup dan Restore VPS dari Virtualizor
  2. Rebuild VPS melalui panel virtualizor, dengan cara sebagai berikut: Cara Rebuild VPS KVM

Proses instalasi dan rebuild OS Debian akan berjalan otomatis, Anda hanya perlu menunggu beberapa saat hingga VPS running kembali. 

Itulah penjelasan lengkap dari Rumahweb mengenai apa itu OS Debian hingga cara instalasinya. Jadi, dapat disimpulkan bahwa Debian adalah salah satu OS yang populer digunakan untuk mengelola server atau VPS. Tertarik menggunakannya?

Bermanfaatkah Artikel Ini?

Klik bintang 5 untuk rating!

Rating rata-rata 5 / 5. Vote count: 2

Belum ada vote hingga saat ini!

Kami mohon maaf artikel ini kurang berguna untuk Anda!

Mari kita perbaiki artikel ini!

Beri tahu kami bagaimana kami dapat meningkatkan artikel ini?

Cloud Hosting Terbaik Rumahweb

Fredric Lesomar