Rumahweb Blog
banner blog - Apa itu SEO (Search Engine Optimization)

Apa itu SEM (Search Engine Marketing)?

Dengan semakin banyaknya bisnis yang mengincar perhatian audiens yang sama, membawa bisnis Anda online adalah langkah yang wajib dilakukan. Search engine marketing (SEM) adalah salah satu cara paling efektif yang bisa dilakukan untuk mengembangkan usaha Anda di tengah persaingan bisnis yang kian kompetitif ini.

Dalam artikel ini, Anda akan mendapatkan penjelasan tentang apa itu SEM, beserta komponen utama yang harus Anda pahami sebelum menjalankan search engine marketing yang baik.

Pengertian Search Engine Marketing

Search engine marketing adalah praktik memasarkan bisnis dengan menggunakan jasa iklan berbayar yang nantinya akan tampil pada halaman search engine result (SERP). Caranya adalah dengan memilih dan menunggangi keyword yang sering digunakan user saat melakukan pencarian tentang produk atau jasa tertentu di Google. Dengan demikian, ads yang hendak dipublikasikan bisa tampil sejajar dengan hasil dari search queries tersebut.

Ads ini, yang juga dikenal dengan sebutan pay-per-click ads, hadir dalam berbagai format. Ada yang berukuran kecil dan berbasis teks, tapi ada pula yang berformat product listing ads (atau Shopping ads) yang lebih bersifat visual dan product-based, sehingga memungkinkan konsumen untuk bisa mendapatkan informasi penting, seperti harga dan review, meskipun hanya dengan melihatnya sekilas saja.

Kekuatan terbesar dari search engine marketing adalah bahwa ia memberikan kesempatan pada pengiklan untuk bisa meletakkan ads di hadapan motivated customer, di saat mereka sudah siap untuk melakukan pembelian. Tidak ada media pengiklanan selain SEM yang bisa melakukan hal ini. Itulah kenapa SEM dianggap sangat efektif dan merupakan pilihan yang tepat jika ingin mengembangkan bisnis Anda.

SEM vs. SEO

Lalu apa bedanya SEM dengan SEO?

Secara umum, search engine marketing merujuk pada metode search marketing berbayar, sebuah sistem di mana bisnis membayar Google untuk menampilkan iklan mereka di search result. Di sisi lain, search engine optimization, atau SEO, jelas berbeda dari SEM karena bisnis tidak membayar ke Google untuk mendapatkan traffic atau click. Sebaliknya, mereka justru memperoleh spot gratis di search result dengan cara membuat konten yang relevan untuk setiap keyword pencarian tertentu.

Baik SEO maupun SEM sudah seharusnya menjadi bagian yang fundamental dalam strategi online marketing bisnis Anda.  SEO merupakan cara yang ampuh untuk memperoleh traffic ke website bisnis Anda, sedangkan SEM merupakan cara yang tepat untuk mendorong terjadinya konversi.

Keyword sebagai Pondasi Praktik SEM

Keyword merupakan dasar utama dalam search engine marketing. Alasannya sederhana, karena keyword merupakan hal yang pengguna gunakan dan ketikkan di mesin pencarian saat mereka hendak mencari informasi tertentu.

SEM Keyword Research

Sebelum menentukan keyword apa yang bisa digunakan untuk search engine marketing campaign, Anda perlu melakukan research keyword yang komprehensif. Pertama-tama, Anda perlu mengidentifikasi keyword apa saja yang relevan dengan bisnis Anda, dan yang kemungkinan besar digunakan oleh calon pelanggan saat mereka mencari informasi tentang produk atau jasa yang berkaitan dengan bisnis Anda. Untuk melakukan keyword research ini, Anda bisa menggunakan 5 tools gratis terbaik ini.

Selain membantu menemukan keyword yang paling potensial untuk campaign, keyword research juga bisa membantu Anda mengidentifikasi negative keywords, atau berbagai kata kunci yang harus Anda hindari. Negative keywords bukanlah istilah atau kata-kata yang memiliki konotasi atau makna negatif, melainkan kata-kata yang tidak relevan dan memberikan pengaruh yang sangat kecil untuk mendorong terjadinya konversi.

Contohnya, jika Anda menjual kue ulang tahun, Anda tidak perlu menggunakan keyword “resep kue ulang tahun,” karena user yang mencari resep kue ulang tahun kemungkinan besar tidak akan membeli kue ulang tahun yang sudah jadi.

Konsep di atas juga dikenal dengan sebutan search intent, yang berarti prospek atau kemungkinan dari seorang user melakukan pembelian (atau tindakan lain yang diinginkan; klik, subscribe, dll) setelah user tersebut melakukan pencarian dengan istilah atau terminologi tertentu. Beberapa keyword dianggap memiliki high commercial intent, atau indikasi yang kuat bahwa si pencari ingin membeli sesuatu. Contoh keyword dengan high commercial intent, antara lain: 

  • Beli
  • Diskon
  • Promo
  • Gratis Pengiriman

Dengan membawa bisnis online, membuat Anda punya lebih banyak pilihan cara untuk membuat bisnis Anda dikenal lebih luas. Selain untuk memaksimalkan SEO, mulai sekarang Anda sudah harus mulai lebih fokus pada SEM, karena dampaknya yang lebih langsung terhadap terjadinya konversi. Demikian artikel apa itu SEM dari Rumaweb Blog, semoga bermanfaat.

Berikan Komentar

Bermanfaatkah Artikel Ini?

Klik bintang 5 untuk rating!

Rating rata-rata 0 / 5. Vote count: 0

Belum ada vote hingga saat ini!

Kami mohon maaf artikel ini kurang berguna untuk Anda!

Mari kita perbaiki artikel ini!

Beri tahu kami bagaimana kami dapat meningkatkan artikel ini?

Agnes Sony Tianinda