Rumahweb Blog
banner blog - 3 tips bekerja dengan anak di rumah

3 Tips Bekerja dengan Anak di Rumah

Pemerintah menetapkan bahwa sekolah masih diadakan secara daring setidaknya hingga akhir tahun. Bagi Anda yang masih bekerja dari rumah atau WFH, keputusan ini mengharuskan Anda membagi waktu antara pekerjaan sekaligus membimbing si kecil belajar dari rumah.

Hal tersebut masih menjadi momok bagi sebagian besar orang, karena harus membiasakan diri membimbing anak dalam kegiatan belajar mengajar sekaligus menyelesaikan tumpukan pekerjaan Anda.

Untuk mengatasinya, simak 3 tips bekerja dengan anak di rumah sebagai berikut :

1. Menyepakati Aturan Bersama

Aturan ini akan mengajarkan kemandirian dan pengertian pada anak. Berikut beberapa contoh aturan yang dapat disepakati:

  • Menempatkan snack dan minuman di meja makan, agar ketika anak beristirahat, mereka dapat mengambil makanan dan minumannya sendiri.
  • Mengajak anak membantu menyiapkan makan siang.
  • Memberi beberapa tugas ringan pada anak, misalnya menyapu kamar, menyiram tanaman, dan sebagainya. Berikan juga hadiah apabila dapat menyelesaikan semua tugas dengan baik.
  • Menentukan kode ‘sedang sibuk’ atau ‘tidak bisa diganggu’, agar Anda dapat mengikuti meeting tanpa adanya gangguan. Anda dapat menempelkan kertas bertuliskan “Sedang Sibuk”, atau menggunakan atribut lain yang disepakati.

Pastikan kode ini berlaku juga untuk anak. Artinya, ketika ia menempelkan kertas tersebut di sekitar mereka, maka biarkan mereka sendiri dengan tugas, atau kelas mereka.

2. Minta Bantuan

Berada di rumah bukan berarti Anda tidak bisa mendapatkan bantuan. Ada beberapa cara yang dapat dilakukan, antara lain:

  • Membuat grup dengan orang tua murid lainnya

Grup ini dapat memudahkan Anda dalam membantu Anak menyelesaikan tugas, maupun dalam proses belajar mengajar. Selain mendapatkan bantuan, Anda juga bisa mendapatkan teman berkeluh kesah dalam menghadapi pandemi saat ini.

  • Bekerja sama dengan pasangan

Hal ini merupakan salah satu kunci vital. Jangan bebankan tugas membimbing anak belajar pada Anda atau pasangan Anda saja.

  • Meminta bantuan anggota keluarga lainnya

Selain berbagi tugas pada pasangan, Anda juga dapat berbagi tugas dengan anggota keluarga lainnya. Misalnya, jika Anda dan pasangan sedang sibuk atau tidak menjalani WFH, Anda dapat menitipkan anak ke saudara atau orang tua Anda.

3. Pantau Penggunaan Internet Anak

Selama kegiatan sekolah secara daring, otomatis anak akan lebih banyak menghabiskan waktu untuk mengakses internet. Padahal, tidak semua konten yang ada di internet aman dikonsumsi untuk anak-anak.

Oleh karena itu, penting untuk memantau situs atau konten apa saja yang diakses oleh anak Anda. Selain memantau, Anda juga bisa melakukan blok akses ke situs tertentu pada jam tertentu.

Pembatasan akses ini dapat dilakukan dengan menginstall add-on atau ekstensi pada browser, menggunakan layanan keamanan cyber, maupun mengaktifkan Safe Search pada Google Search.

Anda juga dapat menggunakan Naga Cyber Defense untuk melindungi komputer dari virus, malware, ransomware dan ancaman keamanan lainnya, sekaligus melakukan pembatasan akses ke situs tertentu.

Dengan fasilitas Internet Access Control dan Parental Control, Anda dapat memilih dan membatasi konten apa saja yang dapat diakses oleh anak.

Tidak semua langkah tersebut harus dilakukan. Kuncinya adalah menemukan cara paling sesuai untuk dapat menyeimbangkan pekerjaan dan tugas mendidik Anak di rumah. 

Demikian 3 tips bekerja dengan anak di rumah dari Rumahweb, semoga bermanfaat.

Baca juga artikel tentang : Work From Home yang Efektif dan Nyaman

 

Berikan Komentar

Agnes Sony Tianinda